Personil Satpol-PP Minahasa Berhasil Amankan Pelaku Penculikan Anak

Minahasa – Aksi dugaan percobaan penculikan anak, dengan tersangka lelaki JR alias Jemy (39), warga Kelurahan Wanea Lingkungan III Kecamatan Wanea Kota Manado, terhadap korban anak dibawah umur, Cleopatra Sanesa Tawera (6), warga Perumahan Wenwin Kecamatan Malalayang, Kota Manado, yang merupakan siswi kelas I Sekolah Dasar GMIM 20 Manibang Kota Manado, berhasil digagalkan personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Minahasa Clief Maringka, di kompleks Pasar Cabo Tondano, Senin (27/11) malam, sekitar pukul 22.00 Wita.

Adapun informasi kronologis penangkapan yakni, pada sekitat jam 22.10 Wita, Clief, anggota Satpol PP Minahasa, sedang bertugas malam di Pasar Tondano. Saat sedang ronda, dirinya berpapasan dengan seorang lelaki dewasa dan anak perempuan dan sangat mencurigakan. Setelah didekati dan ditanyai, lelaki tersebut mengatakan bahwa anak itu adalah anaknya.

“Lelaki itu mengaku anak yang dibawanya adalah anaknya. Namun ketika anak tersebut ditanyai, anak itu mengaku tidak kenal dengan lelaki yang membawanya tersebut. Melihat ada kejanggalan, saya langsung menginformasikan hal ini ke Polsek Tondano,” terang Clief.

Mendapat informasi tersebut, personil Polsek Tondano langsung melakukan reaksi cepat dengan memdatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan lelaki terduga dan anak tersebut.

“Mendapat informasi adanya dugaan tindak penculikan anak, kami langsung bergerak ke TKP dan mengamankan tersangka JR bersama anak perempuan itu, bersama barang bukti berupak satu unit sepeda motor yang digunakan tersangka, kemudian dibawah ke Mapolsek Tondano,” terang Kapolsek Tondano AKP

“Dari hasil interogasi menemukan bahwa, anak perempuan tadi dibawa lari oleh lelaki JR, sejak anak itu pulang dari sekolah di Malalayang Manado. Untuk pengembangan dan penyelidikan lanjut, perkara ini kami melaporkan pak Kapolres Minahasa AKBP Christ Reinhard Pusung SIK dan diberikan petunjuk untuk berkoordinasi dengan Kapolsek Malalayang. Saat ini tersangka dan barang bukti sudah dijemput oleh Polsek Malalayang, guna penyidikan perkara karena TKP pertama di Malalayang Manado. Sedangkan untuk korban sudah dijemput oleh orang tuanya,” kata Atotoy.

Diketahui sebelumnya, anak Cleo sempat dikabarkan hilang oleh ayahnya Christopher Tawera, seusai pulang sekolah, karena dijemput orang tak dikenal di sekolah. Pesan berantai di media sosial Facebook dan Whatsapp kemudian tak putus dibagikan. Kejadian penculikan diduga terjadi di halaman SD GMIM Manibang Malalayang, sekitar pukul 10.00 Wita, dimana tersangka membawa sepeda motor jenis Yamaha Soul warna hitam dengan nomor Polisi, DB 4910 MA.

Tersangka membujuk korban karena disuruh oleh orang tua korban untuk menjemput menuju salib besar, kemudian jalan-jalan dengan motor dari arah Malalayang-Tanawangko-Tomohon-Pinaras-Lahendong-Sonder-Tondano. Di sonder, korban sempat dimandikan di kolam taman eman, hingga akhirnya berakhir dengan penangkapan di Pasar Tondano.(fernando lumanauw)

Leave a Reply