PGN Livoli 2018 Devisi Utama, Nama Minahasa Bergema di GOR Ki Mageti Magetan Jatim

Magetan – Nama Kabupaten Minahasa kembali bergema di kancah nasional, setelah Club Bola Voli JWS Minahasa Putri, yang membawa nama Kabupaten Minahasa, asuhan Bupati Minahasa Periode 2013-2018, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, berlaga di Kejuaraan Bola Voli Antar Club Nasional PGN Livoli 2018 Devisi Utama, yang digelar di GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, 28 Oktober – 4 November 2018.

Bermaterikan pemain muda yang ikut diperkuat pemain PON Sulawesi Utara (Sulut) Tasya Regina Renyaan, JWS Minahasa Putri yang menyandang juara Livoli Devisi I, yang kala itu digelar di Kabupaten Minahasa, tahun 2017 silam, kini tengah berjuang mengharumkan nama Kabupaten Minahasa, minimal bertahan di posisi papan tengah Livoli Devisi Utama.

JWS Minahasa Putri berhasil menang satu kali dan kalah dua kali dalam babak pull. Hasil ini membuat JWS Minahasa wajib menang pada pertandingan ke empat melawan Tim Badak Bontang Kaltim, yang diperkuat pemain nasional Amasia Manganang, Kamis 1 November 2018, dan main kelima melawan Tim Alko Bandung yang diperkuat pemain nasional Aprilia Manganang, 3 November 2018, untuk tetap berada di Devisi Utama.

Pelatih JWS Minahasa Putri, Oktavian didampingi Asisten Pelatih Bripka Jonathan Takasenserang mengatakan, lawan-lawan yang dihadapi timnya bermaterikan pemain nasional. Oktavian pun tak muluk-muluk, target timnya tidak berambisi juara melainkan minimal bisa tetap bertahan di Devisi Utama dan tidak terdegradasi ke devisi I

“Lawan-lawan kita semuanya bermaterikan pemain senior bahkan pemain nasional yang sangat berpengalaman dengan jam terbang yang sudah banyak, sementata pemain kita semuanya pemain-pemain junior. Target kita minimal bisa bertahan di Divisi Utama,” ujarnya.

Manager tim sekaligus Ketua Harian Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sulut, JWS kepada Cybersulutnews.co.id mengatakan, keikut sertaan timnya dalam PGN Livoli Devisi Utama, selain untuk turut mengembangkan olahraga Bola Voli, juga agar nama Kabupaten Minahasa terus dikenal di Nusantara.

”Nama Kabupaten Minahasa terus disebut saat bertanding, ini tentu menjadi kebanggaan saya sebagai orang Minahasa. Saya bangga Minahasa bisa berprestasi di daerah lain, berkiprah di kancah nasional, berkompetisi dengan club-club besar nasional,” kata JWS.

Lanjut dikatakannya, pemain-pemain muda anak asuhannya ini kini banyak dilirik tim-tim besar, bahkan Pemprov Jawa Barat (Jabar) yang melirik karena persiapan Tim Pekan Olahraga Nasional (PON) asal Jabar. Hanya saja, JWS tetap komitmen mempertahankan timnya untuk diproyeksikan sebagai tim PON asal Sulut, yang pada tahun depan akan melakukan tryout dan akan menghadapi Pra PON di Gorontalo akhir tahun depan.

”Harapan kami, Pemprov Sulut bisa membantu mempertahankan tim ini, minimal dalam memberikan bantuan dana pembinaan, khususnya jelang ajang pra PON, agar mereka bisa dipertahankan untuk memperkuat Sulut dalam PON mendatang,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply