Pimpin Ibadah di GPdI Karmel Leleko, JWS Ajak Jemaat Beri Yang Terbaik Untuk Tuhan

Minahasa – Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, mengajak kepada seluruh jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Karmel Leleko Kecamatan Remboken, agar bisa memberi yang terbaik untuk Tuhan.

Hal ini dikatakan Bupati JWS, kala dirinya dipercayakan menjadi pengkhotbah dalam ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), yang dirangkaikan dengan syukur Hari Ulang Tahun ke-73 Gembala GPdI Karmel Remboken Pdt Tinneke Siwu-Kairupan, Jumat (10/11) malam.

Pnt JWS dalam khotbahnya yang terambil dalam Alkitab di Kitab 1 Samuel, menekankankan bahwa, Tuhan melihat hati, sehingga kita harus memberikan yang terbaik berdasarkan dari hati, layaknya Daud ditunjuk Tuhan karena pemberian hatinya yang tulus kepada Tuhan.

“Apa yang terbaik dari diri kita, mari kita berikan itu untuk Tuhan. Biasanya, ketika kita memberi hati kita untuk Tuhan, itulah yang terbaik, karena ketika hati kita kita berikan untuk Tuhan maka semua yang kita miliki adalah milik Tuhan,” kata JWS.

“Sama seperti Daud. Daud memberikan hatinya untuk Tuhan, sehingga Tuhan memilih dia menjadi raja menggantikan Saul. Untuk itu, sekali lagi saya mengajak jemaat yang ada, mari kita beri yang terbaik untuk Tuhan, agar Tuhan memakai kita untuk kemuliaan-Nya,” ujarnya.

Sementara, dalam sambutannya sebagai pemerintah, Bupati JWS mengajak jemaat bersyukur bersama eengan Gembala Pdt Tinneke karena bisa bersama-sama merayakan HUT-nya yang ke-73 dalam suasana suka cita.

“Malam ini juga saya bersyukur karena hutang saya di gereja ini bisa terbayar karena bisa menanda tangani prasasti peresmian gereja ini yang sempat tertunda beberapa waktu lalu karena saya berhalangan hadir,” kata JWS, yang sebelumnya telah menandatangani prasasti presmian gereja tersebut.

Dirinya juga bersyukur karena peran gereja saat ini bisa menekan angka kriminalitas di Minahasa, secara khusus yang ada di Kecamatan Remboken. “Remboken sekarang sudah aman. Kita tentu mau tidak ingin ada kriminalitas yang terjadi, namun kalau sudah terjadi mau tidak mau harus kita tindak,” tukasnya.

“Saya ingin orang Minahasa hidup memuliakan Tuhan. Dengan adanya hamba-hamba Tuhan di Minahasa, telah terjadi transformasi yang luar biasa. Kota preman tertepis dan menjadi Minahasa yang diberkati Tuhan. Kita bersyukur Minahasa sudah berubah dan diberkati Tuhan,” ujarnya sembari menyampaikan selamat HUT kepada Pdt Tinneke Siwu-Kairupan ke-73.

Turut hadir dalam acara tersebut, segenap Musyawarah Pimpinan Kecamatan, Hukum Tua dan Perangkat Desa Leleko, para Gembala GPdI se Wilayah Remboken, serta para undangan lainnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply