Polres Minahasa Gandeng Disdik Soal Larangan Anak Sekolah Berkendara

Minahasa – Dalam rangka menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di jalan raya pada anak usia remaja, Kepolisian Resort Minahasa akan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, melalui Dinas Pendidikan (Disdik), bakal tegaskan larangan bagi anak sekolah mengunakan kendaraan bermotor pergi ke sekolah, ataupun berkeliaran di jalan.

Hal ini dikatakan langsung Kapolres Minahasa AKBP Denny I Situmorang SIK, melalui Kepala Satuan Lalu Lintas AKP Andrew Kilapong SH, kepada Cybersulutnews.co.id, Rabu (15/01) siang, diruang kerjanya.

Menurutnya, secara aturan memang anak yang belum genap berusia 17 tahun belum bisa memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM), dan tentunya tidak bisa mengendarai kendaraan sepeda motor maupun mobil.

“Kita akan gandeng pemerintah dalam hal ini Disdik, untuk mensosilisasikan hal ini, sekaligus agar sekolah melarang anak-anak didiknya menggunakan sepeda motor ataupun mobil, apalagi mereka yang belum genap umur. Mengingat, banyak kecelakaan yang bahkan sampai berujung pada kematian, berasal dari anak remaja usia sekolah,” terang Kilapong.

Seperti contoh, kata Kilapong, pihaknya tadi siang (Rabu, red), menjaring lima orang siswa SMA yang berkendara kendaraan roda dua, yang tidak menggunakan helm, motor tak lagi standart sesuai pabrikan, tidak ada pla nomor, dan semuanya tidak memiliki SIM. Bahkan ketika hendak ditilang, salah satu siswa berusaha menabrak petugas lalu melarikan diri meski motor nya ditinggal pergi.

“Jadi nanti kita akan canangkan dan buat semacam MoU dengan pihak Diknas dan Kepala-kepala sekolah yang ada, baik SMP maupun SMA, untuk berkomitmen bersama melarang anak-anak usia sekolah berkendara,” tukasnya.

Lanjut kata dia, pihaknya saat ini sementara membangun komunikasi dengan Pemkab Minahasa untuk hal ini, agar nanti bisa teralisasi dengan baik.(fernando lumanauw)

Leave a Reply