Polres Minut Gelar Pasukan Pengamanan Idul Fitri

Minut-Polres Minut, Kamis (09/07/2015), melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan menyambut hari raya Idul Fitri dengan nama sandi “Operasi Ketupat Samrat 2015” di lapangan Mapolres Minut.
Apel tersebut diawali dengan pemeriksaan kesiapan pasukan yang dilibatkan untuk pengamanan hari raya Idul Fitri.

Pasukan yang dilibatkan dalam operasi kemanusian itu terdiri dari Polres Minut, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatikan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Basarnas.

Sementara itu Kapolres Minut AKBP Eko Irianto SIK didampingi Kasubag Humas Iptu Poltje Moningkey mengungkapkan untuk Operasi Ketupat 2015 ini Polres Minut melibatkan 175 personelnya atau 2/3 kekuatan Polres Minut.

“Selain itu Polres Minut juga menyiagakan empat pos pengamanan yang di tempatkan di Kauditan, Kalawat, Ringroad dan Likupang. Serta satu pos pelayanan di terminal Tumatenden, Airmadidi,” ungkap Moningkey.

Ditambahkan Moningkey, tiap pos pengamanan akan diisi 23 personel polisi dan akan dibantu dari Dinas Kesehatan, Sat Pol PP, Dinas Perhubungan dan TNI. Selain itu juga menurut Moningkey, ada pasukan yang standby di Mapolres Minut yang sewaktu-waktu jika dibutuhkan bisa digeser.

“Polres Minut juga telah berkoordinasi dengan instansi lain seperti Dinas Perhubungan, Dinas Damkar dan Basarnas yang siaga di kantor masing-masing agar jika dibutuhkan sewaktu-waktu siap digerakan. Untuk pelaksanaan sholat Ied, juga polisi dan TNI akan melakukan pengamanan di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan untuk sholat Ied,” beber Moningkey.

Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA yang bertindak sebagai Inspektur membacakan pengarahan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti.

“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan serentak untuk mengecek persiapan pengamanan, jumlah personel dan kelengkapan sarana prasarana untuk mengamankan hari raya Idul Fitri 2015 ini. Kita berharap masyarakat bisa melaksanakan Idul Fitri secara aman, nyaman, tertib dan tentram,” ucap Singal.

Ditambahkan Singal, Kementrian Perhubungan mempredikasi akan terjadi kenaikan arus mudik Idul Fitri. Hal ini karena memperoleh transportasi dengan mudah.

“Saya perlu mengingatkan implikasi gangguan Keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang bisa terjadi saat ini yaitu, teroris, teror bom, narkoba, unjuk rasa, tawuran, kelangkaan BBM dan bahan kebutuhan pokok,” terang Singal.(ecanamangge)

Leave a Reply