PT Tropica Cocoprima Minsel Diduga Beroperasi Tak Sesuai Aturan

Minsel – PT Tropica Cocoprima, perusahaan pengolahan tepung kelapa yang beroperasi di Minahasa Selatan diduga beroperasi tak mengikuti aturan dan regulasi yang berlaku.

Hal ini terbukti saat Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) melakukan sidak ke perusahaan ini, Jumat (06/03).

Tim Dinsosnakertrans dipimpin Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Tenaga Kerja Jhon Tambayong bersama Pengawas Ketenagakerjaan Jerry Masinambow.

Inpeksi mendadak ini di perusahan yang terletak di Desa Popontolen, Kecamatan Tumpaan didapati jika perusahaan ini tak ingin mengurus Surat Keputusan Penunjukan (SKP), tidak terkecuali penerapan prosedur kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

Menurut Masinambow, inspeksi ini dalam rangka penindakan terkait Riksa uji ketel uap (Boiler) pada PT Tropica Cocoprima yang dilakukan perusahan PJK3 yang tidak ber-SKP dari Kementrian Tenaga Kerja RI, sebagaimana ketentuan yang berlaku dan terkait K3.

“Perusahan yang bersangkutan tidak melibatkan pemerintah melalui instansi terkait dalam hal pengawasan. Apalagi tidak melakukan pengujian berkala K3 setiap tahun,” tukas Masinambow, kepada Cybersulutnews.co.id , Jumat (06/03).

Lanjut Masionambow menegaskan bahwa perusahan tersebut tidak melibatkan sebagaimana yang diamanatkan aturan yang ada karena tidak melibatkan spesialis K3 atau PJTK3 yang ber-SKP atau ahli K3 Menakertrans.

“Nah, karena uji berkala Cocoprima lewat perusahan yang di luar ketentuan, maka dinas akan mengeluarkan nota pemeriksaan sebagai tindaklanjut dan dalam kurun waktu segera tiak diindahkan maka perusahan akan di BAP dan selanjutnya diproses di ranah hukum,” paparnya

Kepala Bagian Personalia PT Tropica Cocoprima Meidy Logor, awalnya sempat marah-marah, namun pada akhirnya menyatakan akan berupaya memperbaiki apa yang menjadi ketentuan dalam perundang-undangan yang berlaku (Jufan Dissa)

Leave a Reply