by

ROR-RD Sambut Kunjungan Kapolda Nana Sudjana di Minahasa

Minahasa – Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minahasa, menyambut kunjungan Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Drs Nana Sudjana AS MM di Minahasa, yang dipusatkan di Astound Hill, Kelurahan Peleloan Kecamatan Tondano Selatan, Rabu (02/06) siang.

Dihadapan Kapolda Nana Sudjana dan Forkopimda Minahasa serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Minahasa yang terundang hadis, Bupati ROR berikan apresiasi yang tingga atas kunjungan kerja Kapolda di Kabupaten Minahasa.

“Kami yakin ini mempererat tali silahturahmi antara Pemerintah Kabupaten Minahasa dan jajaran Kepolisian, secara khusus Polda Sulut dan Polres Minahasa,” ujar ROR.

Mengenai penanganan COVID-19 di Kabupaten Minahasa, Bupati ROR menyebut bahwa itu tak lepas dari keterlibatan pihak Kepolisian Polres Minahasa, yang senantiasa tak putus sinergitas dalam pencegahan penyebaran, hingga bisa membuat Minahasa tak lagi dalam zona merah kasus COVID-19.

“Kita mampu melewati perayaan Idul Fitri 1442 H dan Hari Raya Ketupat di Minahasa dengan menekan keramaian atau penumpukan orang berkat sinergitas dengan TNI dan Polri,” ujar Bupati sembari memberikan penjelasan singkat soal kondisi Kabupaten Minahasa saat ini, termasuk didalamnya soal keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kehidupan masyarakat di Minahasa dapat dikatakan harmonis. Saling menghormati saling saling baku sayang dan baku-baku bae. Dengan falsafah Dr Sam Ratulangi juga semboyan Torang Samua Basudara dan Torang Samua Ciptaan Tuhan. Mewujudkan semuanya, ini semua tak lepas dari peran Forkopimda Minahasa, termasuk didalamnya Polres Minahasa. Semua karena kebersamaan. Kami menyadari pentingnya fungsi Polri dan kami mendukung sepenuhnya program Kepolisian, demi terciptanya kondusifitas ditengah-tengah masyarakat. Kiranya jalinan kerja sama akan semakin meningkat,” pungkasnya.

Sementara, Kapolda Nana Sudjana mengaku dirinya sangat bersyukur karena bisa berdinas di bumi Nyiur Melambai, dengan kota yang penuh kedamaian, dimana ada pantai, perbukitan dan Danau, dimana dia juga bisa menikmati udara yang sangat sejuk.

“Semboyan-semboyan yang disampaikan pak Bupati tadi menandakan adanya persatuan dan kesatuan yang sangat baik. Ini tentu menjadi modal sebuah wilayah untuk maju. Sebab, kalau suasana keamanan terjamin, pasti pembangunan akan berjalan dengan baik dan pasti kesejahteraan masyarakat akan tercapai tujuannya. Kalau hal ini kita pertahankan, saya yakin Sulut akan menjadi daerah yang mampu mensejahterakan masyarakatnya,” tukasnya.

Kata Kapolda, “Torang Samua Basudara” adalah darah dan nafas masyarakat Sulut yang cinta kedamaian dan kerukunan. Menurutnya, Sulut adalah daerah yang berprestasi dalam hal kerukunan antar umat beragama. “Semboyan Torang samua basudara harus masuk ke hati sanubari masyarakat Sulut, secara khusus Minahasa, dan siapapun yang masuk Minahasa harus memperhatikan itu. Ini harus terus kita pertahankan,” kata dia.

Hadir dalam tatap muka dengan Kapolda, Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey SIK MSi, Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw SE, Kepala Kajari Minahasa Rahmat Budiman Taufani SH MH, Kepala PN Tondano Nova Sasube SH MH, Sekretaris Daerah Minahasa Frits R Muntu SSos, para Asisten Sekdakab Minahasa dan jajaran pejabat Pemkab Minahasa.(advetorial)

Comment

Leave a Reply

News Feed