Sekda Korengkeng Hadiri Lokakarya Program Hibah Air Minum Perkotaan di Jakarta

Minahasa – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH MSi, mewakili Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi, didampingi Direktur Utama Perusahaan Derah Air Minum (PDAM) Kabupaten Minahasa Arnold Winowatan SH DEA, menghadiri lokakarya Peminatan Pelaksanaan Program Hibah Air Minum perkotaan tahun 2019, Kamis (01/10) di Jakarta.

Kegiatan ini diawali oleh laporan Ketua Panitia Ketua CPMU Program Hibah Air Minum dan Sanitasi Dirjen Cipta Karya, dilanjutkan arahan dari Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Repoblik Indonesia Astera Primanto Bhakti, dan dilanjutkan Sambutan Menteri Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) sekaligus membuka secara resmi kegiatan lokakarya yang diwakili oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR DR Ir Danis H Sumandilaga MEng SC.

Dikatakan Sumandilaga bahwa, Program Hibah Air Minum Perkotaan merupakan pemberian hibah dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah, mengacu pada kinerja yang terukur dan investasi yang direalisasikan oleh Pemerintah Daerah melalui penyertaan modal PDAM.

“Menurut sumber the global competitive report, Index daya saing  Pembangunan Infrastruktur Indonesia mengalami peningkatan yang siginifikan, sebagaimna data pada tahun 2017-2018 berada di urutan ke-52 dari posisi sebelumnya di periode 2015-2016 yang masih berada di posisi 62,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan untuk proyeksi penduduk indonesia sampai pada tahun 2035 sebesar 66.6 persen masyarakat tinggal di perkotaan,” ini berimplikasi pada ketersediaannya infrastruktur khususnya air minum perkotaan,” ungkap Sumandilaga.

Sementara, Sekda Korengkeng, disela-sela kegiatan ini mengatakan, program hibah ini sangat -sangat bermanfaat bagi Kabupaten/Kota karena anggaran hibah yang dianggarkan melalui APBD setelah selesai pelaksanaan, dana tersebut akan dikembalikan oleh Pemerintah Pusat.

“Program ini juga bertujuan meningkatkan cakupan pelayanan air minum perpipaan yang diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MPR) dalam rangka meningkatkan derajat kualitas kesehatan masyarakat,” kata Korengkeng, sembari mencontohkan, beberapa Kabupaten/ Kota di Indonesia, telah berhasil dilaksanakan misalnya, Kota Bandung yang telah berhasil memasang SR atau sambungan rumah sebanyak 15.000 sambungan.

“Untuk Kabupaten Minahasa data PDAM Minahasa per Oktober  2018, untuk SR telah mencapai 11.000 lebih sambungan,” kata Dirut PDAM Arnold Winowatan.(fernando lumamauw)

Leave a Reply