Sekda Ngongoloy Pimpin Sidak di Sejumlah SKPD Mitra, Ini Hasilnya

Mitra – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Drs Robby Ngongloy SE MSi, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Mitra Drs G H Mamahit dan Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekdakab Mitra Drs Pieter Owu ME MSi, Selasa (13/11), melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah Kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mitra.

Sekda Ngongoloy mengatakan, sidak ini dilakukan menyusul didapati adanya penurunan kinerja dari sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemkab Mitra.

Usai sidak, Sekda Ngongoloy kemudian memberikan beberapa catatan yang perlu dipehatikan ASN, baik staf maupun Kepala SKPD diantaranya, soal mekanisme tugas luar, jam istirahat makan siang ASN baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Tenaga Harian Lepas (THL), soal kehadiran di kantor, cara berpakaian ASN, hingga fasilitas dalam kantor yang perlu diperhatikan.

“Yang pertama, kepada ASN tidak dibenarkan melaksanakan tugas luar baik dalam maupun luar daerah tanpa memiliki surat tugas yang ditanda tangani oleh Pejabat berwenang. Kalaupun keluar kantor karena makan siang, itu hanya 1 jam saja. Selain itu, Kepala SKPD harus tetap hadir di kantor masing-masing bila tak ada kepentingan dinas diluar kantor,” tandas Sekda Ngongoloy.

Selanjutnya, Ngongoloy meminta kepada semua SKPD agar membuat buku kegiatan harian, mulai dari Pejabat Eselon II, III dan IV, sampai staf ASN, baik PNS maupun THL.

“Sidak ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan menjadi perhatian bagi Pimpinan SKPD yang tidak hadir, sebab saya lihat cukup banyak Kepala SKPD yang belum hadir untuk menjalankan tugas mereka,” ujarnya.

Ngongoloy kemudian menyarankan kepada Kepala-kepala SKPD di jajaran Pemkab Mitra agar memberikan reward and punishment (penghargaan dan hukuman, red) bagi bawahannya di kantor, atas tugas dan tangung jawab yang diberikan, dan terhadap kinerjanya.

Sementara, sidak ini sendiri dibagi atas tiga tim, dimana turut juga melibatkan pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, serta Inspektorat Kabupaten Mitra.(fernando lumanauw)

Leave a Reply