Sekolah dan Perkantoran Diliburkan, Minahasa Siaga Darurat Bencana Covid 19

Minahasa – Dampak bahaya penyebaran Corona Virus Disease (Covid) 19, yang perlu segera dicegah dan diantisipasi, Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi IPU Asean Eng akhirnya mengeluarkan Surat Keputusan (SK) nomor 235 tahun 2020, dimana Minahasa dalam status siaga darurat Penangan Bencana Non Alam.

SK ini berlaku selama satu bulan kedepan hingga 17 April 2020 mendatang, dan dapat saja berubah sesuai situasi dan kondisi kemudian.

Selain SK Siaga Darurat ini, Bupati ROR juga mengeluarkan dua instruksi lanjutan yakni instruksi nomor 2 Tahun 2020 tentang Revisi Kegiatan dan Realokasi Anggaran dalam Rangka Percepatan Penanganan Cobid-19 dan Instruksi nomor 3 tahun 2020, atas revisi instruksi nomor 1 tahun 2020, dimana libur Sekolah PAUD, TK/PNF, SD/MI, SMP/MTs Negeri dan Swasta di Minahasa diperpanjang, masuk sekolah 1 April 2020, yang sebelumnya masuk 30 Maret 2020.

Selain itu, Bupati ROR juga mengeluarkan Surat Edaran Nomor 236/BM-III-2020, tentang Penyesuaian Sistem Kerja untuk Pencegahan Penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa.

Namun, dalam Surat Edaran ini, pejabat penanggung jawab dibantu minimal dua pejabat pada dua tingkatan dibawahnya tetap masuk kantor sesuai jam kerja melaksanakan tugas kedinasan, sedangkan pegawainya dapat bekerja dari rumah, nanti masuk kerja lagi 1 April 2020.

“Untuk penyesuaian sistem kerja ini, kita tetap memperhatikan dan tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Komunikasi online dan alat komunikasi lain harus tetap diaktifkan bagi mereka yang bekerja dari rumah. Bila ada keperluan sangat mendesak, maka pegawai yang bekerja dari rumah dapat dipanggil masuk di kantor,” terang Bupati.

Bupati kemudian menginstruksikan agar sistem absensi mengggunakan fingerprint, untuk sementara dialihkan ke absensi manual, dan meminta agar kegiatan-kegiatan rapat yang menghadirkan banyak orang ditiadakan, terkecuali bersifat urgent atau prioritas.

“Perjalanan dinas dalam daerah maupun luar daerah yang tak terlalu penting dan mendesak harus ditunda. Pegawai yang bekerja dirumah dilarang bepergian, kecuali keperluan pemeriksaan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan pangan. Keluar masuk rumah bagi pegawai yang bekerja dirumah harus sepengetahuan pimpinan,” pungkasnya.

Adapun Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Minahasa yakni, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Minahasa Dr Denny Mangala MSi, Kepala BPBD Nofry Lontaan ST dan Kepala Dinas Kesehatan dr Maya Rambitan MKes.(fernando lumanauw)

Leave a Reply