Sembuh Dari COVID-19, Legislator Minahasa Rio Palilingan Berbagi Pengalaman

Minahasa – Sempat dinyatakan positif COVID-19 dan sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sam Ratulangi Tondano selama 14 hari, Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Rio V Palilingan SH akhirnya sembuh dan berbagi pengalaman dengan masyarakat.

Kepada Cybersulutnews.co.id, Rabu (06/01) siang, Legislator Fraksi PDI Perjuangan ini membeber pengalamannya bertarung dengan COVID-19 selama perawatan, meski dirinya mengakui dirinya bukan tergolong pasien yang berstatus gawat.

“Awalnya saya merasa kehilangan penciuman, kemudian ketika di rapid test hasilnya negatif. Tidak puas, saya lalu diswab dan hasilnya positif,” beber Palilingan mengawali kisahnya.

Lanjut kata dia, dirinya berencana isolasi mandiri karena fisiknya dirasa cukup mampu, namun karena takut menulari ayahnya yang memiliki riwayat penyakit yang bisa membayangkan keselamatan ayahnya, dirinya lalu meminta dirawat di rumah sakit.

“Selama di RS, saya tidak boleh dikunjungi keluarga dan siapapun. Namun, saya dirawat dengan baik oleh para tenaga kesehatan. Mereka melakukan tugas mereka dengan penuh rasa tanggung jawab, bukan hanya kepada saya, tetapi kepada semua pasien COVID-19 yang sementara dirawat,” ujarnya.

Terpenting, kata dia, tetap bersemangat meski dalam keadaan divonis COVID-18, agar imun tubuh tetap terjaga dan bisa membantu proses penyembuhan dari dalam, selain obat obatan.

“Saya akhirnya bisa sembuh setelah 14 hari perawatan. Semua memang karena anugerah Tuhan, tapi gaya hidup kita juga harus kita jaga agar terhindar dari virus ini. Jaga kesehatan dan hati-hati dalam beraktivitas,” kata dia.

Sementara, selama menjalani perawatan, Rio juga menyaksikan langsung kerja keras para tenaga kesehatan berupaya menyembuhkan pasien COVID-19. Dalam kesaksiannya, banyak tenaga kesehatan yang kecapean dan kepanasan karena bergelut dengan baju hazmat sebagai alat pelindung diri, demi keselamatan pasien.

“Mereka sangat baik, saya sendiri melihat dan mengalami, bahkan ada pasien yang tidak bisa sama sekali untuk bergerak, mereka menyuapi makanan dan memberi minum sampai obat-obatan,” ujarnya.

“Saya sempat mengambil foto, saat mereka kecapean dan duduk di area ruangan perawatan dengan pakaian lengkap dan cukup memprihatinkan,” tambah dia.

Dia berharap, kinerja para tenaga kesehatan ini bisa diperhatikan kesejahteraan mereka oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa.

“Saya berharap tunjangan yang mereka dapatkan sesuai dengan hasil kerja keras mereka, jangan di tahan-tahan,” pungkas Palilingan yang kala itu memberikan bingkisan Natal dan Tahun baru kepada paramedis COVID-19 di RSUD Sam Ratulangi Tondano yang merawatnya hingga sembuh.(fernando lumanauw)

Leave a Reply