Serahkan SK Non Aktif Manalip dan Penunjukan Tuange Plt Bupati Talaud, Wagub : Ini Harus Jadi Pertama dan Terakhir

Manado – Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, Jumat (12/01) menyerahkan Surat Keputusan (SK) Mendagri Nomor 131.71 17 Tahun 2018 tentang penonaktifan Sri Wahyumi Manalip dan penunjukan Petrus Tuange sebagai pelaksana tugas Bupati Talaud. Surat Keputusan ini diterima Petrus Tuange disaksikan unsur Forkopimda Talaud di ruang kerja Wagub.

Sesuai wanti-wanti Gubernur Olly Dondokambey, Wagub mengingatkan Plt Bupati Petrus Tuange tentang pentingnya koordinasi dan kekompakan dalam menjaga soliditas pelayanan kepada masyarakat.

“Kejadian ini pertama kali terjadi dan gubernur berharap juga yang terakhir. Kita semua tidak mau kejadian ini terjadi dan ini menjadi pembelajaran bagi kita semua bahwa segala sesuatu aturan dan norma harus dijalankan dan ditetapkan,” tandas Kandouw, sembari mengatakan keyakinan dirinya terhadap Plt. Bupati dapat menjalankan tugas dengan baik.

SK non aktif Wahyumi dikeluarkan setelah tim Kemendagri dan Pemprov Sulut mengumpulkan data, terkait keberangkatan Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud ke luar negeri tanpa ijin beberapa waktu lalu, akhirnya Kemendagri mengeluarkan Surat Pemberhentian sementara terhadap Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyuni Manalip lewat Surat Keputusan yang dilayangkan dengan NOMOR 131.71 17 TAHUN 2018.

Dalam surat tersebut juga tercatat berdasarkan data dan fakta dilapangan bahwa Surat Gubernur Sulawesi Utara Nomor 100/2912/Selcr-R0.Pemotda tanggal 31 Oktober 2017 perihal TEGURAN; Surat Gubernur Sulawesi Utara Nomor 098/3062/sekr.Ro.Pemotda tanggal 9 November 2017 perihal LAPORAN;

Surat pernyataan Kepala Biro Pemerintahan dan Otda pada Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara tanggal 12 Desember 2017 bahwa berdasarkan Surat Pernyataan Kepala Biro Panerintahan dan Otonomi Daerah pada Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Sdri Sri Wahyumi Maria Manalip, SE (Bupati Kepulauan Talaud) melakukan perjalanan ke luar negeri (Amerika Serikat) dari tanggal 20 Oktober 13 November 2017 tanpa izin Menteri Dalam Negeri;

Dalam surat yang salinannya juga disampaikan kepada Presiden RI dan Wakil Presiden RI serta para Menteri Kabinet Kerja periode 2014-2019, dan Gubernur Sulut serta sejumlah pejabat terkait menyebutkan, menunjuk Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud periode 2014-2019, Petrus Simon Tuange Ssos MSi, untuk melaksanakan tugas dan kewenangan Bupati Kepulauan Talaud.

“Sanksi non aktif ibu Bupati Wahyumi selama 3 bulan di luar cuti kampanye, jadi praktis pak Tuange akan menjabat Plt Bupati Talaud kurang lebih 7 bulan,” terang Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Setdaprov Sulut DR Jemmy Kumendong.

Leave a Reply