SOLIDARITAS MASYARAKAT DUKUNG GO JEK MENOHOK PEMKOT MANADO…

Catatan : Vebry Deandra

AKSI solidaritas masyarakat mendukung transportasi online Go Jek membahana, bahkan perlihatkan bahwa mereka ada di depan dan dibelakang transportasi modern tersebut.

Masyarakat pengguna transportasi online ikut merasa prihatin terhadap kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado yang melayangkan “surat saktinya” untuk menutup kantor Go Jek.

Pelak saja, beberapa spanduk aksi solidaritas langsung mendapat tanggapan masyarakat dengan memberikan tanda tangan dukungan terhadap beroperasinya Go Jek, bahkan sudah ratusan tandatangan yang warga berikan pada spanduk-spanduk tersebut, yang terus bertambah.

Saya sendiri turut merasakan aura positif dari warga Manado yang turut berperan dalam aksi solidaritas tersebut. Sebab, Go Jek dan transpotasi online di Manado lainnya sudah menjawab kebutuhan transportasi yang nyaman dan aman yang tidak pernah diberikan oleh Pemerintah Kota Manado sekalipun, selama bertahun-tahun.

Melihat kebelakang, sebelum aksi demonstrasi para sopir Angkutan Kota (Angkot) atau dikenal dengan sebutan Mikro itu, saya sudah memprediksi sejak jauh-jauh hari dalam beberapa tulisan yang membandingkan keadaan transportasi umum Angkot itu dengan Transpostasi Online yang tumbuh subur bak jamur di musim penghujan.

Seharusnya, pemerintah daerah disini adalah Pemkot Manado juga dapat mencari solusi sejak jauh-jauh hari pula. Dan tidak menunggu bola saja. Ibarat pemain bola, Pemkot Manado harus menjadi pelatih yang mumpuni yang dapat menganalisa atau memprediksi berbagai kemungkinan yang ada, bukannya malah menunggu bola liar.

Kota Manado adalah sama halnya dengan kota lainnya di Indonesia yang tidak dapat membendung kemajuan teknologi dan informasi, termaksud di dalamnya kehadiran transportasi online tersebut.

Sudah sepatutnya, Pemkot Manado tidak mencari-cari kesalahan pelaku usaha, melainkan tetap dengan kebijaksanaan untuk melengkapi perizinan usaha jika belum ada, apalagi pelaku usaha tranportasi online yang sangat memberikan manfaat bagi masyarakat, serta solusi membuka lapangan pekerjaan, yang sepatutnya mendapat perhatian yang baik pula dari Pemerintah Kota Manado.

Disini pimpinan Pemerintah Kota Manado harus benar-benar cerdas dengan kebijakan yang ekstra penuh analisis dengan melibatkan semua pihak yang ada di Kota Manado.

Bukannya membuka lapangan kerja, menyiapkan transportasi umum yang layak, nyaman dan aman adalah bentuk pelayanan pemerintah ? Tetapi sudahkah itu diberikan bagi masyarakat ? Tentunya tidak pernah diwujudkan oleh pemerintah. Mengapa tidak ? Lihat saja kemacetan di Kota Manado pun sejak, sebelum adanya transportasi online sudah terjadi dan tidak pernah ada solusinya. Sehingga janganlah kita hanya mencari ‘kambing hitam saja’.

Aksi solidaritas masyarakat pengguna transportasi online JELAS AKAN MENOHOK PEMERINTAH KOTA MANADO…(***)

Leave a Reply