Tahun 2019, Masyarakat Minahasa Berpenghasilan Rendah Gratis Pemasangan Sambungan Air PDAM

Minahasa – Pada tahun 2019 mendatang nanti, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Minahasa, akan menggratiskan pemasangan sambungan air bersih bagi warga Minahasa yang berpenghasilan rendah. Hal ini dikatakan langsung Direktur Utama PDAM Minahasa Drs Arnold Winowatan DEA, kepada Cybersulutnews.co.id, Rabu (07/11) sore.

Dikatakan Winowatan, untuk tahun 2019, pihaknya baru akan fokus di 7 Kecamatan yakni, Kecamatan Tondano Raya, Kecamatan Kakas, Remboken, Sonder dan Tombariri. Menurutnya, hal ini dikarenakan banyak di wilayah ini yang memiliki sumber air memadai namun kuota pemasangan masih terbilang sedikit, atau dengan kata lain debit air masih lebih dari cukup, selebihnya untuk wilayah lain akan disesuaikan.

“Pemasangan gratis ini namanya program untuk MBR atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah, dari Pemerintah Pusat, dimana dalam hal ini Pemerintah Pusat memberikan bantuan dana hibah sebesar Rp 5 Miliar untuk program pemasangan gratis bagi MBR, dengan target 2019 sebanyak 1.500 sambungan air,” kata Winowatan.

Akan tetapi, Winowatan menjelaskan, bukan berarti MBR ini gratis penggunaan air bersih, melainkan membayar biaya pemakain atau retribusi per bulannya.

“Program ini memang untuk pemasangan sambungan gratis, tapi untuk retribusi per bulannya tetap dibayar oleh pelanggan yang bersangkutan, malahan diwajibkan membayar dua bulan awal, bulan ketiga sudah membayar normal per bulan,” terang Winowatan.

Sementara, data tahun 2018 di PDAM Minahasa, ada sebanyak 20 ribu lebih sambungan rumah yang terdaftar, namun yang aktif dan membayar retribusi di PDAM setelah DPKP mengevaluasi, hany sekitar 10 ribu pelanggan, dan sisanya tidak aktif dengan berbagai alasan.

“Kita targetkan, semua sambungan ke rumah-rumah pelanggan yang sudah tidak akan diaktifkan kembali. Kemudian kami juga akan terus menertibkan sambungan-sambungan liar dan memasukkan dalam program MBR ini,” kata Winowatan.(fernando lumanauw)

Leave a Reply