Tahun Ini, Dinas Dukcapil Target Nikahkan 300 Pasangan

Ondong – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sitaro, tahun ini menargetkan akan menikahkan sekira 300 pasangan pengantin tanpa dipunggut biaya atau gratis.

Kepala Dinas Dukcapil Sitaro George Bawoleh, mengatakan, program nikah gratis oleh intansi yang dipimpinnya, mulai tahun 2016 dengan target yang ditentukan 300 pasangan.

“Untuk target tahun 2016 tercapai. Target tahun ini sama dengan tahun kemarin yaitu 300 pasangan. Kita optimis target ini bisa tercapai.

Segala kepengurusan dokumen pernikahan juga tidak dipungut biaya. Semuanya gratis,” kata dia, di Ondong kemarin.

George menguraikan, warga yang berniat dinikahkan di Dinas Dukcapil, cukup melapor ke pemerintah kampung kemudian akan diteruskan ke tingkat kecamatan.

“Oleh pemerintah kecamatan diteruskan ke Dinas Dukcapil. Di sini yang kita utamakan adalah surat keterangan belum pernah nikah dari pemerintah setempat.

Jika pernah menikah atau pasangannya sudah meninggal, perlu ada keterangan yang jelas dari pemerintah setempat,” ucap dia lagi.

Lanjut Bawoleh, agar program nikah gratis ini benar-benar dinikmati warga kepulauan, pihaknya menerapkan sistem jemput bola.

Sebab, bagi warga kepulauan seperti Tagulandang dan Biaro bila datang ke kantor Dinas Dukcapil di Ondong, akan membutuhkan dana yang tak sedikit karena harus mengunakan transportasi laut.

“Karena itu pasangan pengantin dari kedua wilayah tersebut, harus memasukan berkas perkawinan di pemerintah kecamatan. Nanti mereka yang membawa ke pihak kami.

Setelah itu, kami yang akan mendatangi pihak terkait yang ada di Pulau Tagulandang atau Pulau Biaro,” pungkasnya.

Sementara itu, program nikah gratis ini, mendapat apresiasi positif warga.

Menurut Fretz Muhaling, salah satu pasangan yang baru melangsungkan pernikahan di Ondong belum lama ini, mengatakan, program nikah gratis sangat membantu warga yang kurang mampu. Sebab, biaya kawin saat ini sudah sangat mahal.

“Di sisi lain, tinggal serumah tanpa ikatan kawin dilarang oleh agama. Karena itu, kami mengapresiasi program Dukcapil tersebut,” lugas dia.(jackmar tamahari)

Leave a Reply