Tersangka Korupsi Mami Bolmut Dipastikan Bertambah

Manado – Kegigihan penyidik Tipikor Polda Sulut dalam mengusut tuntas kasus dugaan korupsi Makan Minum (Mami), yang menyerap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2012 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, semakin terbukti dengan ditahannya satu tersangka, yakni mantan Bendahara Pengeluaran Pemkab Bolmut, IY alias Iam.

Menariknya lagi, penyidik kini semakin percaya diri, sehingga berani memastikan tersangka-tersangka lain bakal menyusul. “Masih diselidiki yang pentingkan 1 tersangka telah kita tahan dulu. Nanti dari keterangan tersangka ini kita bisa mengorek keterangan untuk menjerat tersangka lain. Kalian tunggu saja,” ungkap penyidik, Rabu (04/11/2015) kepada wartawan.

Dijelaskan pula, tindak pidana korupsi pada perkara ini bukan hanya dilakukan secara individual. “Penahanan ini baru awal, kami pastikan akan bertambah,” sambungnya.

Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung, saat dikonfirmasi melalui Kasubdit Tipikor, AKBP Gani Siahaan, tak menepis upaya mengungkap adanya tersangka lainnya masih gencar dilakukan.

Seperti diberitakan sebelumnya, tersangka Iam, Selasa (27/10/2015) lalu, sebenarnya sudah akan ditahan penyidik. Namun, berhubung sakit, penyidik pun belum langsung melakukan penahanan.

Diketahui, perkara Mami Bolmut ini, sudah mulai diusut Polda sejak 2013 silam, tepatnya bulan Oktober. Dalam proses penyelidikan yang panjang, penyidik Tipikor sempat memanggil Hamdan Datunsolang, Sekretariat Daerah (Setda) Recky Posumah, serta sejumlah PNS Bolmut dan pihak-pihak terkait ke Mapolda Sulut, guna memberikan keterangan.

Begitu mendapati adanya penyimpangan, proses penanganan pun kemudian dinaikkan ke tahap sidik. Dan saat ini, masih berproses untuk selanjutnya dibawa ke ranah pengadilan.

Pergerakan pengusutan kasus, diawali dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sulut, atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2012 Pemkab Bolmut. Atas kejanggalan tersebut, pihak BPK akhirnya memberikan penilaian opini Disclaimer.

Penyidik Polda juga sempat bertandang ke wilayah Totabuan untuk melakukan penggeledahan serta penyitaan dokumen negara yang tersimpan rapih dalam rumah pribadi mantan Bendahara Pemkab Bolmut.

Sejumlah dokumen terkait dugaan korupsi dana APBD 2012-2013, di antaranya, dokumen Mami di Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Bolmut 2012, Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) 2013, langsung disita sebagai barang bukti.(jenglen manolong)

Leave a Reply