Terus Diseriusi, ROR Bahas Pengelolaan Danau dan DAS Tondano Dengan Para Kepala Balai

Minahasa – Pengelolaan Danau Tondano dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano terus diseriusi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa. Hal ini menyusul dilakukannya pertemuan antara Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi bersama jajaran terkait, dengan sejumlah Kepala Balai di Sulawesi Utara, Kamis (18/07) siang, di ruang rapat Kantor Bupati, Tondano.

Adapun Balai para Kepala Balai yang hadir dalam pertemuan dalam rangka penyelesaian pengelolaan Danau Tondano dan DAS Tondano serta percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Minahasa ini yakni, Kepala Balai BPJN Wilayah XV Sulawesi Utara Triono Jundasmono, Kepala Balai Wilayah Sungai Moch Silachoeddin dan Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sulut Rusian M Nur Taib.

Juga turut hadir, Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata Dino Gobel, Ketua ASITA Sulut Merry Karauwan SH, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Minahasa Dr Sihar Wilford Siagian MA, serta Instansi terkait, para Camat terkait serta seluruh peserta rapat.

Bupati ROR mengatakan, pertemuan ini tindak lanjut pertemuan antara dirinya dengan Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo dan beberapa Menteri, termasuk Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, untuk penyelesaian pengelolaan Danau Tondano dan DAS Tondano, serta percepatan pembangunan infrastruktur di Minahasa.

“Sejak kami dilantik sampai hari ini, yang menjadi konsen kami sejak awal ketika penyampaian visi-misi adalah bagaimana pelestarian Danau Tondano. Setelah terpilih, kami mempersiapkan bagaimana langkah untuk pelestarian Danau Tondano dan bersyukur Danau Tondano sudah menjadi satu dari lima belas danau prioritas nasional,” tukasnya.

Kata Bupati, Danau Tondano merupakan sumber harkat hidup masyarakat Sulut, mulai dari sumber pembangkit listrik tenaga air, supply air, irigasi, perikanan serta destinasi wisata yang sangat menjanjikan kedepan. Danau Tondano punya keistimewaan disamping memiliki Pulau Likri ditengahnya, juga karena dikelilingi jalan Nasional maupun jalan Provinsi, kurang lebih 48 kilometer.

“Namun disayangkan, Danau Tondano kini mulai mengalami degradasi, penyempitan permukaan pendangkalan, masalah kualitas air, dan pertumbuhan eceng gondok yang begitu pesat. Ini yang kami sampaikan kepada pak Presiden dan mendapat tanggapan yang sangat positif, 3 program yang disampaikan langsung kepada pak Presiden yaitu Danau Tondano, pembangunan Rumah Sakit dan pembangunan infrastruktur,” terang ROR.

“Mari kita wujudkan pelestarian Danau Tondano ini bukan hanya untuk satu atau dua tahun kedepan tetapi untuk jangka waktu yang lama supaya betul-betul kita dapat melihat hasilnya kedepan dan kita pasti berbangga apabila dapat bermanfaat bagi anak-cucu kita,” ujarnya lagi.

“Mari desain Danau Tondano yang payung besarnya desain destinasi pariwisata yang hasil dan arahnya untuk pestarian Danau Tondano yang efeknya untuk pembangkit listrik tetap lancar, pertanian dan perikanannya tetap jalan dan berbagai hal yang berhubungan dengan danau tondano tetap bisa dimanfaatkan,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply