Update Kasus COVID-19 Tomohon Per 17 September 2020

Tomohon – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Pemerintah Kota Tomohon kembali menginformasikan data terkini penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Tomohon per Kamis 17 September 2020 pukul 22.00 Wita.

Sebagaimana release yang diterima media ini, Jumat (18/09/2020), kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mengalami penambahan satu orang, laki-laki 22 tahun asal Kecamatan Tomohon Selatan sehingga total berjumlah 412 kasus.

Dari jumlah tersebut terdapat 44 kasus aktif atau 10,68 persen, dengan perincian 43 pasien menjalani perawatan mandiri di rumah dan 1 orang perawatan di Rumah Sakit (RS).

GTPP COVID-19 Pemkot Tomohon lewat juru bicaranya Yelly Potuh SS juga menginformasikan pasien yang dinyatakan sembuh atau selesai isolasi mengalami penambahan sejumlah 3 kasus sehingga total berjumlah 357 pasien atau 86,65 persen dengan kasus meninggal dunia 11 orang (2,67 persen).

Sementara untuk kasus Suspek kini tercatat 41 orang, berkurang 2 orang dibanding sebelumnya dengan perincian rawat mandiri 30 pasien, perawatan rumah sakit 7 pasien dan pasien meninggal dunia menunggu hasil swab test kedua tetap 4 orang dengan kasus Probable 7 kasus, dalam perawatan 4 pasien dan meninggal dunia 3 pasien.

GTPP mengajak seluruh masyarakat Kota Tomohon untuk terus berdoa, memohon kepada TUHAN Yang Maha Kuasa agar Pandemic Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) ini segera berlalu. GTPP juga meminta masyarakat untuk tidak lengah karena perjuangan melawan pandemi belum berakhir.

Merujuk pada Surat Edaran Menteri Kesehatan nomor HK.02.01/MENKES/199/2020 tertanggal 12 Maret 2020 tentang Komunikasi Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), GTPP meminta kerjasama yang baik dari semua pihak yang mengetahui/mempunyai data dan identitas pribadi pasien COVID-19 untuk tidak mempublikasikan atau menyebarluaskannya kepada masyarakat demi menghindari stigma negatif dan diskriminasi terhadap pasien maupun keluarganya.

Terima kasih kepada seluruh masyarakat karena tetap mematuhi himbauan pemerintah dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menghindari kontak fisik, menghindari kerumunan, selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, dan tingkatkan imunitas tubuh masing-masing, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati.(mar)

Leave a Reply