Wagub : Ekonominya Take Off, Hongkong Tertarik Investasi di Sulut

Manado – Sebagai daerah yang melesat di sektor pariwisata, ternyata mengundang ketertarikan Hongkong Economic and Trade Office untuk menanamkan investasinya di Sulawesi Utara (Sulut).

Sebagai negara yang menerapkan “One Country, Two Systems” ini, secara ekonomi diketahui tengah take off.

“Hongkong ekonominya take off, mereka menunjukkan ketertarikannya untuk berivestasi di Sulawesi Utara. Itulah sebabnya melalui perwakilannya, mereka mengirimkan perwakilannya,” kata Wakil Gubernur Sulut, Steven OE Kandow pada Kamis (25/7/2019) baru-baru ini.

Perwakilan Hongkong Economic and Trade Office ini, diwakili Deputi Direktur Ricky Cheng dan Public Relation Officer Richie Daft.

“Kunjungan perwakilan Hongkong ke Sulut bukan karena diundang. Tetapi mereka memang tertarik untuk melakukan elaborasi pertumbuhan ekonomi,” kata Kandouw.

“Mereka ini utusan awal yang akan diikuti oleh rombongan besar, yakni para pelaku bisnis dari Hongkong yang tertarik melihat potensi di Sulut. Baik dalam aspek pariwisata, trade dan industri,” jelas Kandouw.

Kandouw menambahkan bahwa investasi yang bakal ditorehkan Hongkong adalau sangat luar biasa. Hal itu tidak lepas dari peran dan gebrakan yang dilakukan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey telah dilihat satu dunia.

“Investor yang datang ini bukan abal-abal, tetapi perwakilan Pemerintah Hongkong di Jakarta. Perlu ditegaskan kembali bahws kita tidak mengundang. Dan ternyata menurut mereka, Sulut itu menjadi buah bibir di Asia dan di mana-mana,” tandasnya.

“Ini buah kerja Pak Gubernur yang perlu kita syukuri. Karena lebih banyak lagi probabilitas investor yang datang,” ujarnya.

Gibernur Olly, sambung Kandouw, sangat menyadari bahwa yang namanya pertumbuhan ekonomi, sangatlah tidak mencukupi jika hanya mengandalkan APBD.

“Karena APBD kan nggak mungkin melonjak. DAU saja paling tinggi naik 5%, jadi nggak mungkin sampai 100%. Untuk itu, satu-satunya jalan untuk berlari dengan cepat adalah investasi seperti yang disampaikan pak Presiden,” kata Kandouw.

Kandouw berkomitmen bahwa kemudahan berinvestasi di Bumi Nyiur Melambai akan diberikan banyak kemudahan.

“Investasi harus diberikan kemudahan. Karena bukan zamannya lagi untuk membuat kesulitan. Itulah tekad Pak Gubernur untuk mensuport dan mengawal, terutama investasi import yang mendatangkan devisa itu perlu didorong,” imbuhnya.

Leave a Reply