Wakili Gubernur OD, JWS Buka Kegiatan Festival Danau Tondano 2017 di Taman God Bless Minahasa

Minahasa – Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi mewakili Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE, membuka secara resmi pelaksanaan kegiatan Festival Danau Tondano tahun 2017, dengan tema “Spirit of Minahasa”, bertempat di Taman God Bless Minahasa Lapangan Dr Sam Ratulangi Tondano, Sabtu (05/08) pagi.

Kegiatan yang di sponsori Pemerintah Provinsi Sulut bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa ini, diawali dengan laporan kegiatan oleh Ketua Panitia Pelaksana Robby Dondokambey dan dihadiri pula oleh Staf Khusus Kementrian Pariwisata Priyantono dan Wakil ASDEP Asia Pasifik Kementrian Pariwisata RI Adele, mewakili Pangdam XIII Merdeka Kolonel Armed Andi Haeruddin selaku Aslog Kasdam XIII Merdeka, Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Sulut Daniel Mewengkang SE MSi, segenap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Minahasa, Wakil Bupati Minahasa Ivan SJ Sarundajang, Sekda Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH MSi dan jajaran pejabat Pemkab Minahasa, Ketua TP-PKK Minahasa Dr Olga Sajow Singkoh MHum dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bupati JWS, Gubernur OD menyampaikan bahwa atas nama Pemprov dan masyarakat Sulut mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang terlibat dan telah berkontribusi, sehingga agenda strategis ini dapat terselenggara dengan baik.

“Pesona dan keindahan Danau Tondano sudah tidak diragukan lagi karena Danau Tondano tidak hanya menjadi andalan pariwisata daerah tetapi juga mampu menghidupi dan menjadi tempat atau obyek mata pencaharian masyarakat yang diam disekitarnya,” tukas OD.

Selanjutnya, dirinya kemudian menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah dan masyarakat Minahasa, serta panitia pelaksana atas kerja keras dan terobosan yang terus dilakukan guna mengenalkan potensi obyek wisata, budaya dan kuliner Tanah Malesung yang sangat kaya dan beragam, juga semangat ini sejalan dengan upaya Pemprov Sulut untuk menjadikan pariwisata sebagai salah satu Leading Sector prioritas pembangunan daerah Bumi Nyiur Nelambai.

“Agenda ini diharapkan mampu mengajak masyarakat Minahasa secara khusus dan masyarakat Sulut secara umum untuk lebih mengenal, mencintai dan merasa bangga akan seni budaya lokal serta keindahan alam yang dimiliki dan yang paling penting adalah agar kita semua mampu menjaga, merawat secara fisik kondisi Danau yang tetap asri dan indah yang jauh dari pencemaran dan perusakan lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu mari kita sukseskan dan semarakkan Festival Danau Tondano 2017 ini sehingga berbagai manfaat konstruktif yang menjadi tujuan, serta sasaran penyelenggaraannya dapat kita tuai, demi kemajuan bersama dan demi terwujudnya Sulut berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam berpolitik dan berkepribadian dalam budaya,” ujarnya.

Usai membacakan membacakan sambutan tertulis Gubernur OD, Bupati JWS kemudian menambahkan dengan menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sulut yang telah mempercayakan Kabupaten Minahasa secara khusus di Kota Tondano sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan ini.

“Terima kasih kepada para Kepsek SMA yang telah berpartisipasi dalam menyemarakkan kegiatan ini. Kegiatan-kegiatan seperti ini yang semakin gencar dilakukan di Kota Tondano ini menandakan bahwa stigma “Kota Mati” bukan lagi julukan bagi Kota Tondano karena Kota Tondano sudah semakin ramai dan menandakan Tondano aman bagi investor,” ujarnya.

Sementara, acara yang turut disemarakkan dengan Parade Budaya dari anak-anak SMA dan Kepala Sekolah di Kabupaten Minahasa, serta iringan Marching Band dari SMA Kristen Tomohon, Musik Kolintang Kabar Baik Kayuuwi dan Tarian Katrili yang mengajak para wisatawan lokal dan mancanegara seperti dari China dan Kenya untuk ikut menari ini, turut pula di hadiri mewakili Dinas Pariwisata Bolmong dan Talaud.

Ada pula stand kliner khas Minahasa yamg tersedia, dimana masyarakat maupun wisata lokal dan mancanegara yang mau menikmati makanan khas traditional Minahasa bisa dinikmati di stand yang tersedia ini. Kemudian diakhir acara, seluruh tamu termasuk para turis dari China dan Kenya ini sama-sama menikmati makan siang beraama dengan sajian masakan traditional Minahasa di atas daun pisang yang sudah tersaji.

Diakhir acara pembukaan kegiatan ini, kemudian dilakukan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba International Marathon Lake 2017. Kemudian malamnya akan dilakukan pesta rakyat yang dimeriahkan artis nasional dan lokal.(fernando lumanauw)

Leave a Reply