Tomohon – Fenomena pejabat cari muka memang umum terjadi di satu gerbong pemerintahan. Namun sebutan pejabat cari muka ini lebih cenderung negatif karena berkaitan dengan kinerja oknum pejabat yang melakukan tugas dan kewajibannya tak sepenuh hati dan tak optimal dengan tendensius ke arah pencitraan positif agar mendapat perhatian dan pujian dari sang pemimpin nomor satu.
“Prestasi dan cari muka sebenarnya bedanya sangat tipis. Namun paling umum terjadi di sebuah pemerintahan ada pejabat yang kerjanya hanya mencari muka ke Walikota. Contohnya adalah selalu mengikuti kegiatan Walikota namun ternyata layanan publik ke masyarakat tak becus. Ini yang seharusnya dilihat Walikota Jimmy Eman untuk penempatan pejabat pada rolling nanti,” kata Bobby Sambeka, tokoh pemuda Kota Tomohon.
Sambeka melanjutkan jika politik cari muka ini sebenarnya terjadi juga di pemerintahan Jimmy Eman. Ada sejumlah pejabat yang menerapkan politik “Cari Muka” dan “Asal Bapak Senang” (ABS).
“Budaya ABS juga merupakan fenomena menarik yang terjadi di sebuah pemerintahan. ABS ini ditunjukkan bawahan sebagai suatu loyalitas namun sudah berlebihan.Contoh jelas adalah bawahan cenderung akan manggut-manggut dan mengiyakan apa yang dikatakan atasan, walau yang dikatakan atasan bukan sebuah kebenaran. Nah, fenomena cari muka dan ABS ini seharusnya jangan ada di pemerintahan Jimmy Eman. Walikota harus lebih teliti untuk memilih pejabat yang benar-benar berkualitas dan berkompeten,” ujarnya.
Walikota sendiri sebelumnya sudah menyebut jika ia akan merolling pejabtnya di Bulan November ini.
“Sekarang sementara digodok siapa pejabt-pejabat yang akan disegarkan. Yang pasti yang berkualitas dan punya prestasi mempunyai nilai plus. Atau bisa saja pejabat yang berprestasi ditempatkan pada instansi yang ditinggalkan pejabat yang tak mampu,” ujar Walikota.(maria wolajan)





















