Manado – Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyambut baik kehadiran Sekolah Bulutangkis Nawacita Keter di Kawangkoan Minahasa.
Wakil Sekertaris Jenderal PB PBSI, Ahmat Budiarta mengatakan terbentuknya sekolah Bulutangkis Nawacita Keter menunjukkan komitmen dalam melakukan penggalian dan pembinaan atlet. “Selamat dan sukses untuk dibukanya Sekolah Bulutangkis Nawacita Keter,” ujarnya.
Menurut dia, PBSI akan mendukung penuh kegiatan di sekolah bulutangkis Nawacita Keter. “Selaku organisasi olahraga bulu tangkis yang menaungi banyak klub sudah sepantasnya kami memberikan dukungan,” kata dia sembari menambahkan, bentuk dukungan utama yang ditujukan kepada sekolah ini, berupa support dan motivasi yang setinggi-tingginya.
Ke depan, Budiarta meminta pengurus Sekolah Bulutangkis Nawacita Keter untuk berkoordinasi dengan Pengkab, Pengkot dan Pengprov PBSI untuk menyelaraskan program dan kegiatan.
Adapun, Sekolah Bulutangkis Nawacita Keter telah diresmikan Dirjen Otonomi Daerah Soni Sumarsono, Sabtu (24/09). Sekolah bulutangkis ini diprakarsai tokoh GMNI Sulut yang juga pemilik Wale Satya Mendur, Berti Mendur.
Dalam sambutannya, Sumarsono mengapresiasi berdirinya sekolah bulutangkis Nawacita Keter sebagai wadah membina bibit-bibit muda pebulutangkis Sulut yang diharapkan nantinya bisa berkiprah di tingkat nasional bahkan internasional. “Jempol buat pak Berti yang bisa menghadirkan wahana untuk menyalurkan hoby dan bakat anak-anak,” ujar Sumarsono.
Sumarsono berpesan agar sekolah bulutangkis di Wale Satya Mendur bisa dikelola dengan baik. “Saya harap tempat ini selain olah raga, juga dikembangkan sebagai pusat olah rasa dan olah pikir. Sehingga di kemudian hari dari tempat ini akan muncul patriot olah raga sekaligus kader bela negara,” imbuh pemilik gelar Tonaas Wangko Umbanua ini.
Adapun Berti Mendur mengatakan, tujuan dibukanya sekolah bulutangkis ini sebagai kaderisasi atlet bulutangkis Sulut. “Di sekolah ini tersedia 3 lapangan serta pelatih berpengalaman 30 tahun yang juga direkomendasi PBSI,” kata Mendur.

























