
Manado – Suasana di pusat perbelanjaan Manado Town Square (Mantos), Rabu (23/11/2016) siang, sekitar pukul 11.00 Wita, mendadak heboh. Hal itu disebabkan adanya aksi penodongan sekelompok orang bersenjata api, terhadap beberapa pengunjung yang melakukan transaksi di Galery ATM lantai dua.
Peristiwa tersebut sontak membuat para pengunjung ketakutan. Beberapa saat setelah penyanderaan, petugas Barracuda Bhayangkara Polda Sulut bentukan Irjen Pol Wilmar Marpaung yang mendapat informasi langsung menuju lokasi. (Baca juga: Barracuda Bhayangkara Polda Sulut Bebaskan Sandera, Pimpinan PT MSM Diculik, Kantornya Didemo http://cybersulutnews.co.id/barracuda-bhayangkara-polda-sulut-bebaskan-sandera-pimpinan-pt-msm-diculik-kantornya-didemo/)

Sementara, beberapa anggota Barracuda Bhayangkara dan pihak security Mantos lainnya melakukan negosiasi dengan pelaku. Dalam negosiasi itu, para pelaku bersenjata meminta uang tebusan Rp5 miliar kepada pemerintah agar sandera dibebaskan.
Namun, permintaan dari pelaku tak diindahkan. Buntutnya, aksi saling tembak antara petugas dan pelaku pun terjadi. Dalam aksi baku tembak yang berlangsung 15 menit, petugas elit Polda Sulut berhasil melumpuhkan tiga orang pelaku dan menembak mati satu pelaku.
Sedang, tanpa luka lecet empat orang yang ditawan para pelaku bersenjata diselamatkan. Skenario pembebasan sandera yang dilakukan sekelompok orang bersenjata api di Mantos merupakan salah satu latihan yang dilakukan tim Barracuda Bhayangkara dalam menjaga keamanan di Sulut.
“Skenario tersebut merupakan jaminan garansi keamanan bagi para pelaku usaha agar bisa berjalan dengan baik,” terang Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Yudi Hermawan sewaktu menyaksikan peragaan simulasi tim Barracuda Bhayangkara, sembari menambahkan agar terbentuknya tim Barracuda Bhayangkara ini bisa mengatasi aksi kejahatan. (jenglen)




















