Tak Miliki NISN, 20 Siswa SMKN 3 Tondano Terancam Tak Ikut UN

Ujian Nasional (UN)
Ujian Nasional (UN)

Minahasa – Sebanyak 20 siswa kelas III di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Tondano, terancam tak bisa ikut Ujian Nasional (UN) di tahun 2015 mendatang.

Pasalnya, hingga kini ke-20 siswa tersebut belum mengantongi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), sebagai persyaratan ikut UN.

Menurut Kepala SMKN 3 Tondano, Arie Senduk SPd, ketiadaan NISM bagi 20 siswa kelas ujian ini dikarenakan sedari awal masuk SMK tidak pernah memasukkan NISN dari tingkat SD dan SMP.

“Persoalannya, dari SD hingga SMP memang sudah tidak diurus oleh siswa bersangkutan dan sekolah asal, biasanya ini dari sekolah-sekolah yang dari pesisir, sehingga kami kebingungan juga mengatasi masalah ini ketika harus menyesuaikan dengan aturan baru. Yang jadi masalahnya adalah kelas III ini adalah kelas ujian yang akan memasuki UN tahun depan,” ungkap Senduk.

Sementara, selain 20 siswa kelas III, khusus untuk kelas I dan II juga masih ada ratusan anak didik yang tak memiliki NISN dari sekolah asal. Imbasnya, bila hingga batas waktu 15 Desember 2014 mendatang tidak dipenuhi maka anak siswa ini tidak bakal mengikuti ujian juga.

“Bila NISN untuk kelas I dan II ini juga tidak keluar, selain tak bisa ujian untuk siswa, hal ini juga berdampak pada tunjangan sertifikasi sekitar 30-an guru di SMKN 3 Tondano ini, karena tidak akan dicairkan dan bantuan pusat tidak akan masuk di sekolah ini,” katanya pula, sembari berharap masalah ini bisa teratasi.

“Kedepan ini tentu menjadi pelajaran bagi kami, sehingga dalam hal ini peran orang tua juga dihimbau agar proaktif dengan hal-hal semacam ini, karena ada anak juga yang waktu diminta NISN dari sekolah asal tidak ada dan mereka mengarangnya,” ujarnya.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan