Pemprov Sulut Siapkan Sekprov Definitif, Tahlis Gallang dan Jemmy Kumendong Berpeluang, Fransiscus Manumpil ‘Kuda Hitam’

Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tengah mempersiapkan pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi secara definitif.

Inspektur Provinsi Sulawesi Utara (Kepala Inspektorat) Jemmy Kumendong disebut-sebut sebagai kandidat kuat selain Penjabat (Pj) Sekda saat ini, Tahlis Gallang.

Sementara itu, Asisten III Fransiscus Manumpil muncul sebagai kuda hitam dalam perebutan posisi strategis ini.

Menurut sumber resmi dari Kantor Gubernur Sulut yang enggan disebut namanya, masa jabatan Pj Sekda berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri berakhir pada 6 Februari 2026.

Hal ini berarti pekan depan, jabatan Sekda Sulut akan diisi oleh figur definitif melalui proses seleksi yang menurut informasi beredar di kantor gubernur Sulut telah memasuki tahap akhir.

Menurut sassus beredar, Tahlis Gallang sempat dua kali menolak mendaftar dalam seleksi calon Sekda Sulut. Tapi ia akhirnya luluh dan mau mendaftarkan diri setelah mendapat desakan keras dari tokoh-tokoh masyarakat Bolaang Mongondow (Bolmong).

“Tahlis awalnya enggan, tapi dukungan massif dari tokoh Bolmong membuatnya mendaftar,” ujar sumber tersebut.

Menurut sumber yang sama, ada skenario yang ditempuh untuk mengakomodasi keragu-raguan Tahlis Gallang, yaitu dengan bertukar posisi dengan Kumendong. Kumendong jadi Sekprov dan Tahlis jadi Inspektur. Tahlis disiapkan untuk jadi Sekprov pada periode kedua kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus.

“Saat ini usia pak Tahlis baru memasuki 51 tahun sedangkan pak Kumendong juga akan memasuki 56 tahun, jadi sangat mungkin saat ini jabatan Sekprov diberikan kepada Kumendong dan Tahlis disiapkan untuk periode kedua Gubernur Yulius Selvanus,” sumber membeberkan.

Ketika dihubungi via pesan WhatsApp (WA) oleh wartawan, Pj Sekda Tahlis Gallang mengarahkan pertanyaan ke Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut, Olivia Theodore. “Silakan konfirmasi ke Ibu Olivia BKD,” tulis Tahlis singkat di WA-nya, tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Sementara itu, Olivia Theodore masih bungkam soal pengisian jabatan Sekda. “Belum bisa beri keterangan,” jawab Olivia saat dihubungi wartawan, meski berulang kali ditekan untuk memberikan informasi resmi.

Jemmy Kumendong, yang disebut berpeluang tukar jabatan dengan Tahlis, juga belum mau membocorkan rencana. “Saya belum bisa memberikan informasi apa pun saat ini,” ungkap Jemmy Kumendong kepada wartawan melalui telepon.

Fransiscus Manumpil, kuda hitam dalam seleksi ini, belum dapat dihubungi untuk konfirmasi.

Namun, sumber dekat mengindikasikan Manumpil semakin santer disebut sebagai alternatif kuat.

Pengisian Sekda definitif ini dinilai krusial mengingat peran strategis jabatan tersebut dalam mendukung program prioritas Gubernur Sulut.

Dengan masa Pj berakhir hanya seminggu lagi, publik menanti pengumuman resmi dari Kemendagri maupun Pemprov Sulut.

Diprediksi pengumuman bisa keluar paling lambat awal Februari. “Proses seleksi sudah matang, tinggal sentuhan akhir dari pusat,” kata seorang pejabat di kantor gubernur yang menolak disebut jati dirinya.

Pemprov Sulut diharapkan segera mengumumkan Sekda baru untuk menjaga kelancaran roda pemerintahan di tengah berbagai program pembangunan tahun 2026.

Tinggalkan Balasan