Manado – Bank Indonesia (BI) terus memastikan ketersediaan uang Rupiah yang memadai bagi masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Setelah sukses menjalankan program penukaran uang Semarak Rupiah Ramadhan dan Idul Fitri (SERAMBI) dengan total layanan mencapai Rp12,25 miliar di periode Idul Fitri 2025, BI Sulut kembali menggelar program serupa, yaitu Semarak Rupiah Natal dan Tahun Baru (SERUNAI).
Program SERUNAI yang diluncurkan pada akhir tahun ini menargetkan penyediaan uang layak edar senilai Rp14,5 miliar.
Layanan ini akan dimulai pada tanggal 14 Desember 2025 dan tersebar di berbagai lokasi strategis di wilayah Sulut untuk kemudahan akses masyarakat dalam melakukan penukaran uang tunai.
Kepala Perwakilan BI Sulawesi Utara, Joko Supratikto, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen BI untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah yang cukup, layak edar, dan dalam pecahan yang sesuai kebutuhan masyarakat.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru, kebutuhan uang tunai cenderung meningkat. Melalui SERUNAI, kami ingin memberikan kemudahan dan keamanan bagi masyarakat dalam melakukan penukaran uang,” ujarnya saat acara Sinergi dan Jalin Kolaborasi bersama Media (SENJA) yang berlangsung di Kantor BI Sulut, Kamis (4/12/2025).
Layanan penukaran uang secara kas keliling akan ditempatkan pada titik-titik pusat keramaian, fasilitas publik, serta rumah ibadah yang menjadi tempat aktivitas masyarakat selama masa Nataru.
BI juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menukar uang di lokasi resmi BI guna menghindari risiko penukaran di pihak tidak berizin yang dapat merugikan.
Dengan pelaksanaan program SERUNAI, BI berharap distribusi uang Rupiah dapat berjalan lancar dan optimal sehingga mendukung kelancaran transaksi masyarakat dalam menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.





















