RATATOTOK – Kejadian pencurian yang dialami penambang rakyat kian menjadi sorotan, Yani Porayow menjadi korban aksi bejat para pencuri yang menyebabkan kakinya mengalami luka benda tajam.
Sementara itu yang memiriskan ada dugaan keterlibatan anggota, sesuai postingan salah satu warga, diduga oknum yang menjadi otak aksi pencurian itu merupakan anggota Intel Sat Brimob Polda Sulut.
Hal itu pun direspon oleh ketua Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang Valdy Suak, ia mengaku pimpinan satuan harus secara terbuka melakukan pemeriksaan.
“Ini diduga melibatkan oknum jadi harus terbuka, jangan yang salah aman dan yang benar jadi korban. Kalau sampai itu terjadi akan dipertanyakan sikap pimpinan, jangan sampai ada indikasi terlibat,” ujarnya.
Menurut Ketua Aliansi, ia sangat menyesalkan karena yang menjadi korban adalah penambang manual.
“Mereka penambang kecil, mereka warga kampung. Ini sudah keterlaluan, selalu orang kampung jadi korban,” ungkapnya.
Ia menegaskan, bahwa kejadian yang terjadi harus disikapi secara baik dan benar agar masyarakat bisa percaya kepada institusi Polri.
“Kalau kejadian seperti ini saja masih di lindungi kemana lagi masyarakat mengadu,” ungkapnya.
Dia juga mengaku sudah berkordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Sulut yakni pihak Gubernur.
“Saya sudah hubungi dan ini akan jadi atensi, saya berharap jika ada keterlibatan oknum diproses seberat-beratnya. Karena selama ini sudah banyak korban masyarakat lokal dari aksi yang terkordinir ini,” ungkapnya.(***/FerdinandRanti)





















