Manado – Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memastikan BBM subsidi tepat sasaran, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar operasi besar-besaran berskala provinsi.
Kegiatan bertajuk ‘Sosialisasi, Labeling, dan Hunting Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor’ dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten/kota se-Sulut dengan penyisiran khusus ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memastikan BBM subsidi tepat sasaran.
Kepala Bapenda Provinsi Sulut, June Silangen, turun langsung memimpin gerakan ini.
Operasi yang digelar secara simultan menargetkan tiga hal utama: memburu kendaraan yang menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), menempelkan label bukti lunas pajak pada kendaraan yang taat, serta mengecek realisasi penyaluran solar dan pertalite di lapangan.
“Di tiap daerah, tim gabungan juga bersinergi dengan Polres setempat. Kekuatan penuh dikerahkan untuk memastikan BBM subsidi tepat sasaran dan menjangkau banyak wajib pajak untuk diedukasi,” kata June Silangen, didampingi Plt Kepala Samsat Manado Michael Langelo.
Sinergi antar-instansi menjadi kekuatan operasi ini. Bapenda Sulut menggandeng Kantor Wilayah Jasa Raharja Sulut, Ditlantas Polda Sulut, Ditreskrim Polda Sulut, Polresta Manado, serta seluruh UPTD PPD Kabupaten/Kota.
Di lapangan, tim gabungan melakukan tiga langkah operasional sekaligus: pengawasan penyaluran BBM subsidi di SPBU, pemeriksaan identitas kendaraan beserta status PKB dan pelunasan SWDKLLJ, serta pemasangan stiker atau labeling bukti lunas pajak pada unit kendaraan yang memenuhi ketentuan.
“Operasi ini tidak sekadar menindak. Kami juga gencar melakukan edukasi kepada pemilik kendaraan bahwa pajak bukan beban semata, melainkan investasi bagi pembangunan daerah,” ujar Silangen. Ia menambahkan bahwa dana hasil PKB dan SWDKLLJ akan diputar kembali untuk pembangunan infrastruktur dan layanan publik di Sulut.
Dalam praktiknya, petugas yang menemukan kendaraan dengan tunggakan langsung mendata dan menagih kewajiban di tempat. Selain itu, kendaraan yang terbukti menerima BBM subsidi namun tidak memenuhi syarat akan dikenai tindakan sesuai aturan.
Plt Kepala Samsat Manado Michael Langelo menegaskan pentingnya kepatuhan pajak sebagai kontribusi nyata warga untuk pembiayaan fasilitas publik.
“Bayar pajak tepat waktu artinya ikut membiayai jalan yang lebih baik, jembatan yang aman, dan fasilitas kesehatan yang memadai untuk seluruh masyarakat Sulut,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi menargetkan dua hasil konkret dari operasi ini: peningkatan signifikan kepatuhan wajib pajak dan penyaluran BBM subsidi yang 100% sesuai regulasi.
“Kita ingin tidak ada lagi kendaraan mewah yang antre solar subsidi, tidak ada lagi tunggakan PKB bertahun-tahun. Semua harus transparan dan akuntabel,” kata Silangen.
Sebagai langkah lanjutan, Bapenda Sulut menyatakan operasi serupa akan menjadi kegiatan rutin.
“Kami tidak pilih kasih. Hunting tunggakan PKB dan sidak SPBU ini merupakan komitmen Gubernur Yulius Selvanus untuk keadilan fiskal dan subsidi tepat sasaran. Mari sama-sama taat pajak demi Sulut Hebat,” tegas Kepala Bapenda.
Operasi yang mengombinasikan penindakan dan edukasi ini mendapat sambutan beragam dari masyarakat.
Beberapa pengendara menyambut positif langkah penertiban, namun ada pula yang mengeluhkan prosedur administrasi.
Bapenda berjanji mempermudah pelayanan pembayaran dan pelunasan di lokasi agar kepatuhan bisa meningkat tanpa membebani wajib pajak.




















