Tomohon – Pemerintah Kota Tomohon lagi gencar-gencarnya menghimbau masyarakat agar jangan membakar sampah sembarangan. Mau tahu alasannya kenapa? Penyebabnya karena saat ini Kota Tomohon sementara bersiap untuk mengikuti penilaian tahap kedua (P2) Piala Adipura tahun 2015.
“Kementerian Lingkungan Hidup RI tahun ini semakin ketat dalam melakukan penilaian. Itu terbukti dengan menambah dua kategori penilaian baru yakni kualitas air dan kualitas udara,”jelas Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Tomohon, Ir Lilly Solang MM.
Sehingga jika masyarakat membakar sampah sembarangan yakni sampah plastik akan mencemari udara.
Menurut dia, perbaikan kualitas air dan udara menjadi fokus perhatian karena keduanya merupakan objek yang mendapat penilaian utama selain penilaian lingkungan secara keseluruhan.
“Kualitas air dan udara merupakan objek penilaian utama dari penilaian lingkungan secara keseluruhan dalam Adipura ke depan sehingga perbaikannya menjadi fokus perhatian,” ungkapnya.
Sementara, pencemaran udara yang terjadi di wilayah kota itu masih belum termasuk kategori berbahaya namun tetap diawasi dan diteliti karena setiap saat bisa meningkat menjadi berbahaya.
“Peningkatan pencemaran udara bisa terjadi akibat semakin banyaknya jumlah kendaraan bermotor yang memicu tingginya emisi gas buang melalui asap knalpot kendaraan,” ujar dia.
Dikatakan, langkah yang dilakukan untuk mengurangi pencemaran udara akibat asap knalpot kendaraan adalah melalui pemeriksaan kendaraan secara berkala sehingga peningkatan emisi gas buang bisa dikurangi.
Pemeriksaan kendaraan dilakukan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan dibantu instansi terkait lainnya melalui pemeriksaan knalpot untuk menguji kadar emisi gas buang kendaraan bermotor.
Langkah lain yang juga disiapkan adalah memperbanyak penanaman pohon sehingga mampu mengikat karbon tinggi sebagai pemicu utama pencemaran udara agar kualitas udara tetap terjaga.
“Sampah harus diolah terlebih dahulu, didaur ulang untuk sampah-sampah plastik sehingga tak dibakar sembarangan. Masyarakat Tomohon harus mendukung program ini agar Piala Adipura bisa kembali diraih.Jangan buang dan bakar sampah sembarangan,” tukas Solang sembari menambahkan jika penilaian tahap dua Adipura akan dilakukan pekan ketiga bulan Maret ini. (maria)




















