Jaring Atlet Pra PON, IPSI Sulut Gelar Kejurda di Minahasa

Minahasa – Ikatakan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Pengurus Daerah (Pengda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), bakal menggelar kejuaraan daerah (Kejurda) Pencak Silat golongan dewasa, mulai Rabu 24 Maret-27 Maret 2015, bertempat di aula Wale Ne Tou Tondano, Kabupaten Minahasa.

Wakil Ketua yang merupakan Ketua Harian IPSI Pengda Provinsi Sulut, Tito Sumampouw mengatakan, kegiatan yang diberi tema “Merentang Waktu Meraih Prestasi” ini sendiri dalam rangka menjaring Tim Pra PON Sulut.

“Digelar di Minahasa karena daerah ini cukup punya andil dalam olahraga Pencak Silat di kanca nasional maupun international. Untuk itu diharapkan atlit-atlit silat Minahasa sebagai tuan rumah juga akan mampu membawa nama harum Minahasa pada kejuaraan ini yang tentunya diperoleh secara sportif dan menjadi tuan rumah yang baik,” ujar Sumampouw yang juga Ketua IPSI Minahasa ini sembari berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa yang juga turut membantu mengembangkan olahraga Pencak Silat ini di Minahasa.

“Olahraga Pencak Silat ini memang perlu diransang, karena olahraga ini seakan mati suri, untuk itu perlu kembali dikembangkan,” pungkas Sumampouw didampingi Koordinator Dewan Wasit Pengda Sulut, Junike Tumegkol, yang juga Bendahara IPSI Minahasa ini.

Kegiatan ini sendiri akan diikuti 130 peserta putra-putri yang sudah mendaftar dari 10 Kabupaten/ Kota di Sulut, selain Kabupaten Sitaro, Bolmong Selatan, Minahasa Tenggara dan Kota Tomohon yang belum ada kepengurusan IPSI dan Kabupaten Minahasa Selatan yang sudah ada kepengurusan namun belum ada kesiapan untuk hadir.

“Panitia sementara menyiapkan tempat dan aparat pertandingan seperti wasit yang bersertifikat nasional. Kelas yang akan diperlombakan yakni putra mulai dari kelas A sampai I dan putri dari kelas A sampai F, keduanya dengan ukuran mulai dari 45 Kilogram untuk kelas A dan kelipatan 5 kilogram per kelas, dengan kategori tanding dan seni berupa tunggal, ganda dan regu,” terang Tumengkol, sembari menambahkan pula, peserta harus mendapat rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten/ Kota setempat, bila tidak maka tidak akan diikutsertakan.

“Dalam satu kelas bisa diikuti dua orang dari daerah yang sama dan akan diatur panitia. Karena ini ajang merebut tempat ke pra PON maka, hadiah untuk juara umum I, II dan III hanya berupa trofy dan medali,” ujarnya.

Sementara, Kabupaten Minahasa sendiri akan diperkuat 18 atlit, terdiri dari 5 perempuan dan 13 laki-laki. Acara rencananya akan dibuka langsung Wakil Bupati Minahasa, Ivan SJ Sarundajang.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan