Minsel – Kembali pertikaian antar kampung terjadi di Kecamatan Modoinding. Kali ini melibatkan desa Palelon dan desa Wulurmaatus, hingga satu warga dikabarkan tewas. Kejadian berawal sekitar pukul 21.00 Wita dimana bentrok antar kedua desa itu pecah.
Hingga saat ini, situasi sudah mulai bisa dikendalikan. “Warga sudah bisa dipisahkan, dan mundur ke desa masing-masing, kami masih berjaga di antara ke dua desa,” jelas AKP Mantra Kapolsek Modoinding kepada wartawan CSN.
Ia menambahkan, konflik tersebut mengakibatkan satu orang warga Wulurmaatus meninggal dunia. “Namun hingga kini belum diketahui penyebab pertikaian, sementara korban lain dilarikan ke puskesmas terdekat,” katanya.
Pihak kepolisian terus melakukan pengamanan di desa tersebut, juga Polres Bolmong turut membantu.
Ia menambahkan, penyebab terjadinya konflik masih akan ditelusuri. “Intinya pihak kepolisian lebih fokus pada pengamanan,” katanya.
Sementara informasi bahwa saat kejadian di lokasi perkuburan ada sekelompok masyarakat. Sementara korban, berada di pinggir jalan Desa Wulurmaatus, tiba-tiba lewat salah seorang masyarakat desa Palelon Jerry Maindoka mengendarai Carry Pick up dari arah Tompaso Baru hendak pulang ke desa Palelon melewati desa Wulurmaatus, lalu di teriaki oleh kelompok masyarakat yang berada di kuburan pinggir jalan.
Tiba-tiba Maindoka berhenti lalu didatangi kelompok masyarakat lengkap dengan sajam, melihat membawa sajam Maindoka tancap gas pulang ke desa Palelon. Tak beberapa lama kemudian massa dari desa Palelon menyerang desa Wulurmaatus.
Akibatnya Niko Singkay yang berumur 73 tahun, asal Wulurmaatus tewas setelah kena tombak pada bagian ketiak sebelah kiri hingga tembus paru-paru.














