MANADO- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Titiwungen Utara, Senin (19/01/2026) di Kantor Lurah Titiwungen Utara.
Berbagai program disampaikan oleh beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat Titiwungen Utara.
Menyikapi penyampaian masyarakat, Venny Veronika Nangka, Anggota DPRD Manado yang hadir pada Musrenbang ini, siap mendukung semua masukan masyarakat demi tercapainya tujuan pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Semoga semua rencana yang sudah disampaikan masyarakat dapat diterima dan disetujui Pemerintah Kota Manado untuk melaksanakan berbagai program yang ada. Saya bersyukur semua dinas yang hadir saat ini merupakan mitra kami di Komisi 3 DPRD Manado,” ungkap Venny.
Demikian pula Venny menyatakan, jika ada keluhan dan kendala terkait kepentingan masyarakat di setiap dinas yang terkait, silahkan diinformasikan kepadanya.
“Selaku Wakil Rakyat sudah menjadi tanggungjawab kita untuk menampung aspirasi masyarakat. Apalagi saya juga berdomisili di Kelurahan Titiwungen Utara,” ucap Venny yang juga merupakan Anggota Fraksi PDIP DPRD Manado Dapil Sario-Malalayang.
Acara ini diawali dengan sambutan yang disampaikan Camat Sario, Jermia Sampul.
Jermia menyatakan Musrenbang Kelurahan merupakan forum yang sangat penting, karena menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, usulan, serta kebutuhan pembangunan yang ada di lingkungan yang ada di Kelurahan Titiwungen Utara dari Lingkungan 1 sampai Lingkungan 5.
“Diawali Musrenbang ditiap lingkungan dan dibawa ke tingkat kelurahan, nantinya akan di bawah ke tingkat kecamatan,” tukas Camat Jermia.
Dia berharap melalui forum ini, kita bersama-sama menyusun prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kepemimpinan Bapak Walikota, Andrei Angouw dan Wakil Walikota, dr Richard Sualang menjadikan Kota Manado yang maju dan sejahtera,” tutur Jermia.
Usulan dan aspirasi masyarakat diantaranya keberadaan bangunan Kantor Kelurahan Titiwungen Utara yang sudah diusulkan sejak tahun 2024 untuk direnovasi. Alasannya, bangunan kantor Kelurahan Titiwungen Utara yang berada di Pusat Kota namun bangunannya sudah tua dan dinilai perlu diperbaiki.
Selain itu masalah drainase dan penerangan jalan umum yang diutarakan para tokoh masyarakat.
Turut hadir perwakilan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Sosial (Dinsos), Baperida, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) dan Puskesmas Sario, serta Sekertaris Lurah Titiwungen Utara dan sejumlah Tokoh Agama dan masyarakat Titiwungen Utara.(yanes)




















