Tomohon – Meski sudah membuktikan bisa berprestasi di tingkat dunia, para atlet karate di Kota Tomohon merasa belum diperhatikan sepenuhnya oleh pemerintah. Seperti penuturan Josis Ngantung yang baru saja meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia Kelas Veteran di Mumbai India.
“Dana pembinaan olahraga memang sangat minim. Padahal begitu banyak bibit-bibit potensial di Kota Tomohon,” ungkap Ngantung.
Seperti dicontohkannya dalam waktu dekat ini, para atlet yang dibinanya akan mengikuti kejuaraan se-Indonesia Timur pada 28 Februari sampai 3 Maret 2014 di Manado.
“Dana yang dimiliki sangat sedikit. Jika pun kami berharap pada orang tua anak-anak kami, kebanyakan dari ekonomi kelas menengah ke bawah,” tutur Ngantung.
Ia pun berharap dukungan dari Pemerintahan Walikota Jimmy Eman agar pengembangan olahraga Karate di Tomohon semakin tajam.
“Olahraga bisa mengangkat nama daerah. Seharusnya pemerintah memperhatikan hal itu,”tandas Ngantung.
Sebelumnya Sekda Arnold Poli mengatakan pemerintah selalu mengapresiasi keberadaan para atlet berprestasi di Kota Tomohon.
“Seperti contoh para siswa yang mempunyai prestasi olahraga menjadi prioritas diberikan beasiswa,” kata Poli.
Untuk pemberian dana pembinaan bagi cabang olahraga, Poli mengatakan Pemkot selalu berupaya memberikan dana bantuan sesuai kemampuan daerah.
“Nanti akan diperjuangkan dan diusahakan agar bisa ditata dana bagi pembinaan olahraga. Meski saat ini masih sedikit, tapi setidaknya bisa membantu pengembangan atlet berpotensi di Tomohon,” tandas Poli. (Maria Wolajan)




















