
omohon – Sejumlah anggota DPRD Kota Tomohon kini mulai mengeluhkan tentang kondisi kantor DPRD yang memprihatinkan.
Keluhan ini dikatakan anggota DPRD dari Fraksi PDIP, Paulus Adrian Sembel (PAS). Menurutnya, fasilitas dan keadaan ruang kantor mereka untuk bekerja sangat sempit, dimana ini tentunya sangat mengganggu kenyamanan mereka dalam menjalankan pekerjaan.
“Ditambah lagi beberapa fasilitas seperti computer dan sebagainya saat ini telah rusak, sehingga memaksa kami untuk menggunakan laptop pribadi dalam menyusun segala tugas untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.
Hal senada dikatakan anggota DPRD dari partai Gerindra, Ferdinand Mono Turang. Menurutnya, jika semua fasilitas rusak dan ruang kerja sudah mulai sempit, tentunya hal ini akan menghambat proses kelancaran pekerjaan kami. “Belum lagi jika ditambah dengan permasalahan seperti lampu padam, maka genaplah penderitaan kita disini bersama rekan-rekan,” celotehnya sembari tertawa.
Sekretaris Dewan Kota Tomohon, ODS Boy Mandagie ketika dikonfirmasi menjelaskan, kondisi yang dialami oleh para wakil rakyat di DPRD kota Tomohon memang sudah tak bisa dikatakan memadai lagi. Namun hal ini juga turut dialami oleh pihaknya bersama para staf bawahannya yang sering terkendala dengan berbagai masalah yang sama.
“Makanya saat ini upaya pembangunan kantor DPRD yang baru saat ini tengah menjadi focus dari pihaknya untuk segera secepatnya dipacu. Semoga dengan cepatnya dibangun kantor DPRD yang akan mulai berjalan ini bisa segera menjawab solusi dan masalah yang dialami pihak anggota DPRD tersebut,” tukasnya.(maria wolajan)




















