
Mitra,-Badan Penyuluh Pertanian Perikanan Perkebunan dan Kehutanan (BP4K) Minahasa Tengggara (Mitra) mengaku masih kekurangan soal tenaga penyuluh lapangan. Sehingga instansi tersebut membutuhkan tenaga penyuluh yang akan melakukan tugas pendampingan pada masyarakat dilapangan.
Demikian diungkapkan Kepala Badan BP4K, Ir Herman Kosakoy, belum lama ini. Diungkapkannya, tenaga penyuluh lapangan yang tercatat diinstansinya tersebut sedikitnya 50-an orang.
Sedangkan yang lapangan yang dibutuhkan menurutnya, 144 tenaga sesuai dengan banyaknya Kelurahan/Desa didaerah ini.
“Memang tenaga penyuluh kami masih kurang dan butuh tenaga tambahan,” ujarnya.
Namun dia mengaku pihaknya sudah mengusulkan permasalahan ini, ke pihak BKDD untuk penambahan tenaga penyuluh itu.
“Saya sudah mengusulkan ke pihak BKD akan penambahan tenaga ini. Hanya saja, untuk penerimaan tenaga penyuluh saja yang diusulkan BKD sebagai CPNS, formasinya dibutuhkan hanya satu,” sebutnya.
Meskipun begitu, dia bertekad akan melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya tanpa mengecewakan masyarakat.
“Yang penting masyarakat dapat terlayani meskipun tenaga penuyuluh yang kekurangan harus berbagi waktu dilapangan,” jelas Kosakoy.(Alfian Tompunu)




















