
MITRA- Proyek IKK atau peningkatan infrasruktur ibu kota kecamatan di kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), khususnya di kecamatan Belang dan Kecamatan Ratatotok dipertanyakan oleh Suparti Logor, anggota Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Mitra.
Menurut Logor, proyek berbandrol miliaran rupiah dan dikerjakan oleh PT Kakas Karya itu, hingga sekarang ini, baru dilaksanakan penghamparan baru, padahal batas waktu hari kerja tak lama lagi akan berakhir.
“Saya khawatir pihak kontraktor tak bisa selesaikan pekerjaan yang jatuh temponya sudah tak lama. Bahkan mirisnya lagi, dinas PU juga terkesan hanya diam saja,” ujar Logor.
Kata Logor, pekerjaan itu akan jadi bagus bila tenggak waktu dapat dimanfaatkan secara baik-baik. “Selain itu, ternyata pekerjaan rehabilitasi ruas jalan Liwitung – Tababo oleh CV Sumber Berkat juga belum ada tanda-tanda pengerjaan,” tegasnya.
Kepala Dinas PU Mitra, melalui Sekretaris Yoppi Kalumata, menjelaskan bahwa proyek itu dapat dipastikan bisa tuntas sesuai jadwal. “Mereka itu kan pasti tak ingin kena denda, jadi kami bisa pastikan mereka bakal hadir,” kata Kalumata.
Selain itu masyarakat desa Mundung, masih meragukan penyelesaian pembangunan jembatan Londolimbale yang menghubungkan akses jalan Desa Mundung dan Tonsawang dan rencananya akan selesai sesuai janji Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) James Munaiseche, yang memastikan 2013 ini selesai dibangun. (Alfian Tompunu)




















