Inflasi Terkendali, Digitalisasi Ngebut, HLM Sulut Tandatangani Mega Kesepakatan

Manado – Ribuan mata tertuju pada High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), TP2DD, TP2ED, TPKAD, dan KDEKS di Manado, Sulawesi Utara.

Dipimpin langsung Gubernur Yulius Selvanus dan dihadiri Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Kepala Perwakilan BI Sulut Joko Supratikto, Kepala OJK SulutGo Robert H.P. Sianipar, serta Dr. Hj. Radlyah Hasan Jan, acara ini jadi panggung sinergi pentahelix (pemerintah, bisnis, akademisi, komunitas, media) untuk jaga stabilitas harga, akselerasi digitalisasi, dan dorong pertumbuhan ekonomi inklusif.

Joko Supratikto membuka pemaparan dengan visi ambisius.

“Harga stabil, percepatan digitalisasi dan elektronifikasi transaksi daerah, perluasan akses keuangan, serta pengembangan ekonomi syariah adalah fondasi bersama untuk stabilitas dan pertumbuhan Sulawesi Utara yang inklusif,” ujarnya.

Ia tekankan kolaborasi lima tim: TPID kendalikan inflasi, TP2ED akselerasi ekonomi, TP2DD kuatkan fiskal, TPKAD perluas pembiayaan UMKM, dan KDEKS diversifikasi via industri halal, pariwisata ramah muslim, serta wakaf produktif.

Robert H.P. Sianipar dari OJK menambahkan dimensi keuangan.

“Pembangunan sektor keuangan elemen kunci jaga stabilitas sekaligus percepat pertumbuhan melalui akses inklusif.
Kita butuh program terstruktur, anggaran memadai, dan Program Ekonomi Daerah (PED) sebagai prioritas,” katanya, seraya dorong standardisasi kebijakan dan kapasitas lembaga.

Fokus ekonomi syariah dicoreng Dr. Hj. Radlyah Hasan Jan.

“Tiga transformasi utama: produk halal, perbankan syariah, dan zakat nasional.
Tahun 2026, kita akselerasi sertifikasi halal UMKM, ekosistem keuangan syariah, ciptakan LPDUD, plus digitalisasi zakat-wakaf untuk efisiensi dana umat,” tegasnya.

Perwakilan bupati/wali kota lantas bagikan capaian dan rencana strategis, diikuti penandatanganan kesepakatan krusial: Kerja Sama Antar Daerah (KAD) pengadaan pangan Minsel-Bolmong; komitmen KDEKS untuk Sertifikasi Halal RPU Bolsel dan Zona KHAS di kantin IAIN Manado; serta optimalisasi PAD antara Gubernur Sulut, 15 kepala daerah, dan Direktur Utama BSG.

Gubernur Yulius Selvanus tutup acara dengan arahan tegas.

“Kolaborasi antar sektor kunci ekonomi berkelanjutan. Kendalikan inflasi via ketahanan pangan, padi produktif, stabilisasi harga, dan BUMD. Dorong pertumbuhan lewat APBD cepat, investasi, infrastruktur, sektor unggulan, manufaktur. Digitalisasi pembayaran dan akses keuangan untuk petani, nelayan, UMKM, kelompok rentan. Fokus halal: industri, UMKM, ekspor, plus dana sosial syariah,” pintanya.

HLM ini jadi momentum Sulut geber target 2026: inflasi terkendali, digitalisasi merata, dan ekonomi syariah berkembang, pastikan kesejahteraan rakyat terdongkrak.

Tinggalkan Balasan