Jelang Natal, Pertamina Manado Antisipasi Peningkatan Permintaan BBM

 

SPBU Ilustrasi
SPBU Ilustrasi

Manado-Pertamina Manado mengantisipasi peningkatan permintaan bahan bakar minyak (BBM) yang biasanya terjadi setiap jelang Natal dan Tahun Baru.

Branch Manager Pertamina Suluttenggo, Elhard Wariki mengatakan mulai saat ini pihaknya sudah menyiapkan pasokan.

“Mulai dari sekarang, sudah mempersiapkan pasokan BBM dengan cara menjaga ketahanan stok tetap berada di atas kondisi normal,” katanya.

Elhard mengatakan, diperkirakan kebutuhan Natal dan jelang Tahun Baru meningkat hingga 20 persen dari kondisi normal, nah Pertamina mengantisipasi dengan menjaga stok mampu penuhi kebutuhan tersebut mulai dari sekarang.

Menjaga stok bukan berarti menyimpan BBM sebanyak-banyak untuk kebutuhan beberapa bulan, tetapi mengatur alur distribusi tetap lancar sehingga ketahanan stok tetap terjaga di atas ketahanan normal.

“Ketahanan stok normal BBM secara nasional yakni 10 hingga 14 hari, nah kita jaga stok BBM tidak kurang dari jumlah itu setiap hari, dengan mengatur jadwal kapal tanker secara rutin dalam sepekan dua hingga tiga kali memasok BBM,” kata Elhard.

Sales Eksekutive Retail Pertamina Wilayah Sulut (VI), Arief Rachman mengatakan, yang namanya BBM, tidak boleh disimpan terlalu lama, karena berpengaruh pada kualitasnya, olehnya Pertamina mengatur proses penyimpanannya tidak lebih dari dua pekan di tanki Depo.

“Pertamina menjaga bukan hanya stok cukup penuhi kebutuhan, tetapi kualitas BBM baik premium, solar maupun avtur sesuai yang distandarkan,” kata Arief.

Arief mengatakan, jadwal kapal tanker masuk Depo Bitung sudah diagendakan jauh hari sebelumnya, dan sampai saat ini tidak ada perubahan.

“Peningkatan permintaan BBM di Sulut tertinggi sebagaimana kecenderungan selama ini, yakni di bulan jelang Natal dan perayaan Tahun Baru, dan ini sudah masuk dalam perencanaan jadwal kapal tanker untuk memasok BBM di daerah ini,” kata Arief.(Nancy Tigauw)