
Manado – Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sulawesi Utara (Sulut) dan Gorontalo mengusulkan agar BPR juga menjadi penyalur kredit usaha rakyat (KUR).
“Selama ini Bank Perkreditan Rakyat (BPR) belum dipercaya menjadi penyalur KUR, nah kami usulkan ini menjadi salah satu rekomendasi rapat kerja nasional (Rakernas) Perbarindo di Manado,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perbarindo Sulut dan Gorontalo, Denny T Senduk saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perbarindo di Manado.
Katanya, para pengelola BPR sudah seringkali mengajukan usulan kepada pemerintah agar ditunjuk menjadi penyalur KUR, tetapi belum pernah dipenuhi.
“BPR saat ini sudah tumbuh dan berkembang pesat, tidak kalah dengan bank umum, karena itu saatnya mendapat kepercayaan menjalankan program KUR,” kata Denny yang juga menjabat sebagai Direktur Utama BPR Citra Dumoga.
Posisi BPR sebagai lembaga yang dekat dengan masyarakat, kata Denny, sebenarnya merupakan keunggulan komparatif dibandingkan bank umum, karena itu akan sangat tepat bila pemerintah menunjuknya sebagai penyalur KUR.
Sekretaris Perbarindo Sulut, Joubert Kumontoy mengatakan kehadiran BPR sudah semakin diterima masyarakat terutama di pedesaan.
“Dari tahun ke tahun kepercayaan masyarakat terhadap BPR makin baik, karena itu sudah sangat tepat kalau kemudian ditunjuk sebagai penyalur kredit program,” kata Direktur Utama BPR Millenia Manado tersebut.
Kepercayaan masyarakat terhadap BPR, bukan hanya ditunjukkan oleh peningkatan penghimpunan dana pihak ketiga baik melalui tabungan dan deposito, tetapi juga ketaatan debitur dalam mengembalikan pinjaman yang disalurkan BPR.(Nancy Tigauw)

























