Manado – Tahun 2017 mendatang, masalah kemacetan tampaknya bisa teratasi. Palasnya, akan ada penambahan jalan baru. Mulai dari daerah perkotaan sampai pinggiran Kota Manado.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ferry Siwi menuturkan, pihaknya telah mengusulkan anggaran sekira Rp150 miliar. “Nantinya akan digunakan untuk pembangunan jalan kebun dan akses jalan aspal. Bahkan, ada pembukaan jalan baru,” jelas Siwi.
Untuk tahun ini, pihaknya sama sekali tidak merencanakan adanya penambahan jalan. “Memang benar, untuk tahun ini tidak ada anggaran penambahan jalan umum. Karena belum tertata dalam anggaran,” tuturnya.
Karena itu, tahun ini, Siwi meminta masyarakat bersabar, dan menyiasati potensi kemacetan yang lebih besar. “Kami menyadari, setiap hari kendaraan di Manado makin bertambah. Kami juga tahu, banyak pekerjaan dan produktifitas warga yang terganggu karena banyak menghabiskan waktu di jalanan. Namun, saya kira hal ini patut kita maklumi. Soal kemacetan. Yah semoga saja one way traffic (OWT) dapat meminimlisirnya,” pungkasnya.
Terkait OWT, Penjabat Wali Kota Ir Roy Roring mengatakan, kontroversi OWT merupakan hal yang wajar. “Keluhan tersebut tetap akan kami tampung. Karena di sisi lain, berarti sosialisasi yang kami lakukan belum optimal. Namun harus diketahui, jika pemberlakuan OWT ini sudah melewati proses dan kajian. Dan semuanya itu, untuk masyarakat,” jelasnya.
Lanjut Roring, pihaknya akan menanggapi semua masukan yang masuk. Ia juga berkomitmen untuk meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait dalam mengoptimalkan OWT ini. “Silahkan saja masukan kritikan dan saran, nanti ditindak lanjuti. Selain itu, kami juga meminta dukungan dari masyarakat atas OWT ini. Dengan menaati peraturan serta tertib berlalu lintas,” pungkasnya.(erick ch)




















