Tomohon – Pemerintah Kota Tomohon melaksanakan Dialog bersama Wartawan Media Tomohon yang membahas seputar kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan yang ada di Kota Tomohon menjelang pelaksanaan hari raya Idul Fitri dan Pelaksanaan Pengucapan Syukur secara serentak di Kota Tomohon pada tanggal 7 Agustus 2015 sesuai usulan dari FKUB, BKSAUA, BAMAG bersama FKDM, Rabu (29/06/2016).
Kepala Badan Kesbang Tomohon Drs Paulus Roring mengatakan tujuan kegiatan ini yakni menginformasikan usulan dan rekomendasi yang merupakan hasil dari forum yang telah dilaksanakan dimana ada beberapa rekomendasi yang perlu disampaikan melalui para narasumber yang juga dirangkaikan dengan pelaksanaan perayaan Idul Fitri di Kota Tomohon.
Walikota Tomohon yang didampingi Wakil walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, Sekda Dr Arnold Poli SH MAP dalam arahannya membuka pertemuan ini biasanya dilakukan dalam bentuk percakapan dan dialog antara elemen terkait dalam masyarakat baik FKDM, BAMAG, FKUB,Kepolisian dan Instansi terkait serta keputusan yang telah di rapatkan dari FKUB, BKSAUA, BAMAG dan kegiatan Kepolisian dalam menyambul Idul Fitri,semoga keakraban dalam dialog akan terus kita bina terus.
Selanjutnya Pendeta Joy Palilingan selaku ketua FKUB mengatakan dari berbagai pertemuan telah terangkat apa yang di sebut pengucapan syukur yang menurut mereka adalah tradisi tahunan yang mangandung nilai-nilai budaya dan agama. Oleh karena itu para tokoh agama mengatakan perlu tetap dilaksanakan pengucapan syukur sesuai dengan kalender dengan muatan-muatan yang positif seperti suksesnya Pilkada yang aman, pengucapan syukur juga dilaksanakan karena meraih WTP ketiga kali, sekaligus dalam rangka Idul Fitri dengan sesama umat beragama dan kita mengucap syukur atas HUT RI dan syukur menyambut TIFF 2016.
Sehubungan dengan tradisi gerejawi dan tradisi masyarakat Tomohon dan membudaya di tanah Minahasa, karena itu kita diajak untuk selalu mengucap syukur. Pelaksanaan ucapan syukur pada semuanya berdasarkan usulan dari teman teman tokoh-tokoh agama yang direncanakan pada tanggal 7 Agustus 2016. Dengan pertimbangan matang yakni sudah selesai dengan urusan anak-anak sekolah dan sudah panen bagi petani. Pengucapan syukur ini bukan hanya milik agama tertentu tetapi semua umat beragama yang merupakan satu kesatuan dalam dua identitas warga kota dan warga beragama, ini aspirasi dari teman teman FKUB, BKSAUA, BAMAG dan FKDM.
Ketua BKSAUA Pendeta Roy Tamaweol THm mengatakan kalau montesque mengusulkan trias politika ada satu yang ia lupa yaitu pers.
” Tanggal 5 Juli umat muslim akan melaksanakan takbiran, mari kita menjaga keamanan dan ketertiban dalam perayaan ini. Tanggal 6 Idul Fitri bersama FKUB.BAMAG,FKDM. Untuk tanggal 7 Agustus 2016 merupakan konsumsi semua agama bukan hanya agama tertentu. Kami harapkan kalau tanggal 8 TIFF maka sebelumnya tanggal 7 akan menyaksikan bagaimana Kota Tomohon menyelenggarakan ucapan syukur penuh kedamaian dalam 4 pillar pancasila, NKRI, UUD 45 & Bhineka Tunggal Ika,” jelas Tamaweol.
Sekretaris FKDM Pdt Jefry Kalalo MTh mengatakan dari FKDM ada 3 poin yakni pertama bagaimana hidup beragama dimulai dari satu kesatuan hidup beragama,kedua kita semua sebagai bagian dari kota ini kita tentu mendukung TIFF begitupun dukungan masyarakat luar biasa, ini sangat membantu masyarakat dalam peningatan ekonomi. Ketiga dalam pengucapan syukur kita melihat dalam beberapa dimensi kesuksesan masyarakat sehingga penetapan tanggal 7 Agustus menjadi dimensi sendiri bagi masyarakat. Oleh karena itu Kehidupan beragama jangan cuma ada pada pertemuan antara tokoh agama. Hal ini juga dapat membuat supaya masyarakat bisa trampil menata ekonomi keluarga sehingga makna pengucapan syukur tidak melenceng dari pelaksanaannya.
Mewakili BAMAG pendeta Januri Lumingkewas mengatakan BAMAG selalu membangun kerjasama dengan pemerintah dan FKUB, apapun kebijakan pemerintah BAMAG akan selalau mendukung. Kita akan mengucap syukur pada tanggal 7 karena memang perlu kita mengucap syukur secara bersama-sama untuk kebersamaan dalam masyarakat kota, setiap hari kita dapat bersyukur tetapi bersyukur bersama –sama tentu lebih baik.
Selanjutnya Kapolres AKBP Monang Simanjuntak mengatakan kami tidak bisa bekerja sendirian tapi butuh peran serta masyarakat.
“Terima kasih kami dari polri yang mendapat dukungan masyarakat dan masyarakat enjoy. Menurutnya menjelang operasi ketupat kita telah melaksanakan cipta kondisi maupun kegiatan rutin lainnya juga kesiapan dalam rangka Idul Fitri ini telah diganti dengan nama operasi ramadhania yang akan dibuka besaok di polres Tomohon dengan mengikutkan 2/2 pasukan,dengan mendirikan poskota, pos lalulintas. Kegiatan lainnya ada takbiran sudah dikoordinasikan dengan MUI ketua Iman masjid yang terpusat di masjid bukan dilapangan dalam upaya pengamanan. Kami juga mengadakan pengamanan di lokasi wisata, bagi masyarakat yang berwisata dengan melibatkan instansi terkait,” kata Kapolres.
Beliau juga mengatakan HuT polri ke 70 pada 1 Juli kita melaksanakan yakni kejuarana volli, anjangsana ke makam pahlawan dan pada Jumat 1 Uuli upacara hut bayangkara jam 4, dan buka puasa bersama di Polres Tomohon, yang hadir saat ini juga dapat hadir di Polres Tomohon pada Jumat nanti, terima kasih atas dukungan kepada kami. Untuk pengucapan syukur kami siap membakup pengamanan dan kegiatan ini yang sudah membudaya ini sangat baik sesuai dengan Kota religius Tomohon.
Mengakhiri kegiatan ini walikota mengingatkan kepada semua yang hadir untuk menaikkan tangga Kerukunan agama dari tinggkat 3 menjadi tingkat 1.
“Melalui forum ini kita akan tindak lanjuti dan mohon diteruskan oleh pers yang adalah pilar keempat. Sosialisasi ini akan mendinginkan suasana dan menghangatkan dalam arti memberikan pemahaman secara positif. Kami akan menyurat yang nanti ditanda tangani FKUB,FKDM, BAMAG dan disampaikan ke denominasi agama sehinga pengucapan syukur ini kita rayakan secara bersama. Sebab setiap hari kita bersyukur dan syukur bersama tingkat kota secara bersama. Perayaaan syukur kita harus lakukan karena inilah Kota Tomohon yg diberkati. Sehingga bukan hanya Kristen tetapi islam juga merayakannya. Kita akan mengundang seluruh saudara yang ada di penjuru untuk datang bersama bersyukur. Dalam hal keamanan kita harus bantu bersama karena kalau aman semua akan senang. Kita akan atur linmas dengan baik dan tentu saya ucapkan Terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir,” tutup Walikota. (mar)




















