Waasops Panglima TNI Periksa Kesiapan Personil Satgas Pamtas RI-RDTL Raider 712/WT

DIJEMPUT : Waasops Panglima TNI Brigjen Nurhidayat saat akan memimpin apel gelar pemeriksaan kesiapan Operasi Satgas Pamtas RI-RDTL Yonof Raider 712/WT
DIJEMPUT : Waasops Panglima TNI Brigjen Nurhidayat saat akan memimpin apel gelar pemeriksaan kesiapan Operasi Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 712/WT

Manado – Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Brigjen Nurhidayat, Jumat (24/03/2017), memimpin apel gelar pemeriksaan kesiapan Operasi Satgas Pamtas RI-RDTL, sebelum memberangkatkan prajurit Yonif Raider 712/WT ke wilayah perbatasan.

Dalam arahannya, Brigjen Nurhidayat mengingatkan agar prajurit yang akan diberangkatkan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 28 Maret, harus menjauhi segala perbuatan tercela, agar nantinya sikap dan perbuatan baik dari prajurit bisa di contoh masyarakat.

“Jauhi segala hal yang merusak hidup kita. Jauhi narkoba, karena kita tau bersama, di daerah perbatasan itu sering mendapat narkoba. Kita amankan. Oleh karenanya, kita harus mempelajari berbagai macam narkoba,” terangnya saat memberikan arahan kepada personil Raider.

Waasops Panglima TNI mengecek peralatan yang akan digunakan prajurit saat akan mengamankan wilayah perbatasan.
Waasops Panglima TNI mengecek peralatan yang akan digunakan prajurit saat akan mengamankan wilayah perbatasan.

“Ingat, narkoba harus diwaspadai. Jangan sampai menjadi mainan dari masyarakat. Karena kita bisa bahaya nanti, menjaga masyarakat yang bermain-main dengan narkoba. Selain narkoba, kita juga harus menghindari bahaya HIV. Karena diperbatasan HIV juga banyak. Harus hindari itu semua,” sambungnya.

Ditegaskan pula, pihaknya akan memberikan sangsi pemecatan bilamana ada anggotanya yang terlibat narkoba sewaktu menjalani tugas menjaga perbatasan. “Kalau ada anggota tersangkut narkoba akan dipecat. Kita sudah mewanti-wanti supaya prajurit menjauhi narkoba. Masyarakat disana (NTT) juga harus jauhi narkoba,” tegasnya.

Seperti pantawan Cybersulutnews.co.id, apel yang berlangsung di halaman Yonif Raider 712/WT itu, Waasops Panglima TNI satu persatu mulai mengecek kesiapan fisik prajurit, serta peralatan yang akan dibawa dan digunakan.

Selain peralatan perang, prajurit juga membawa obat-obatan, buku, serta pakayan untuk diberikan kepada warga perbatasan. Kedatangan pasukan ke wilayah perbatasan, selain untuk melakukan pengamanan, dan menjaga kedaulatan garis perbatasan agar tidak terjadi pergeseran ataupun pengrusakan oleh pihak-pihak tertentu, kedatagan mereka juga bertujuan untuk melayani masyarakat dan membangun bangsa mulai dari garis perbatasan. (jenglen manolong)

Tinggalkan Balasan