Caroll Senduk Temui PT SMI, Kembali Bahas Pinjaman Dana PEN

Tomohon – Walikota Tomohon Caroll Senduk melakukan audiensi dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan pada hari Selasa (13/04/2020) di Jakarta.

Sebelumnya pada Senin (12/04/2020) sudah menyerahkan Proposal Pinjaman PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) ke Kementerian Dalam Negeri dan melakukan konsultasi dengan Kemenkeu RI.

Walikota Caroll Senduk diterima langsung oleh Erdian Dharmaputra selaku Head of Municipal Financing Division PT SMI dan juga ikut secara virtual Joan Tampubolon sebagai PIC PEN PT SMI untuk Kota Tomohon dibantu oleh Pak Andi Bikar.

Walikota Caroll Senduk mengatakan harapan Pemerintah Kota Tomohon agar pinjaman Dana PEN ini dapat direalisasikan.

“Dalam rangka menunjang program prioritas dan visi misi CS-WL yang kesemuanya untuk kesejahteraan masyarakat Tomohon,”
jika program ini terealisasi tentunya kepada pelaksana diminta melaksanakan dengan baik dan benar agar supaya hasilnya benar-benar bisa dinikmati masyarakat umum lebih khusus untuk masyarakat kota Tomohon.

Sementara itu pihak Erdian Dharmaputra, PT. SMI berkomitmen akan membantu Pemkot Tomohon selain Pinjaman dana juga dukungan serta pendampingan teknis dan administrasi dalam pelaksanaan kegiatan.

Diketahui PT SMI telah menerima proposal usulan Pinjaman PEN dari Pemerintah Kota Tomohon, selanjutnya akan dikaji dan secara teknis akan berkoordinasi dengan Pemkot Tomohon dalam pelaksanaannya apabila sudah ada persetujuan pinjaman PEN.

Diketahui PT. SMI ini merupakan perusahaan pembiayaan khusus infrastruktur yang didirikan untuk menjadi katalis dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia, termasuk mendukung skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha.

Perusahaan berstatus Badan Usaha Milik Negara, dengan kepemilikan saham mayoritas dimiliki oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia, melalui Kementerian Keuangan.

Sarana Multi Infrastruktur membiayai sepuluh sektor infrastruktur dasar dan enam sektor infrastruktur sosial. Kesepuluh sektor infrastruktur dasar tersebut adalah ketenagalistrikan, transportasi, telekomunikasi, rollings stock kereta api, minyak dan gas, energi efisiensi, air minum, jalan dan jembatan, irigrasi, dan manajemen air limbah dan persampahan. Sementara itu, enam sektor infrastruktur sosial yang bisa dibiayai PT SMI adalah rumah sakit, infrastruktur pemasyarakatan, infrastruktur pendidikan, infrastruktur kawasan, pasar, dan infrastruktur pariwisata.

Turut mendampingi Walikota, Kepala BPKPD, Drs Gerardus Mogi, MAP, Kabag Prokopim Christo Kalumata SSTP dan Kabid Perbendaharaan BPKPD Dani Liuw. (Mar)

Leave a Reply