Manado – Urban Economy Digital Festival (Urban Digifest) 2025 sukses digelar.
Event yang diadakan sejak 25-29 Juni 2025 di Manado Town Square (Mantos) 1 itu mencatatkan nilai transaksi hampir menembus Rp5.967.969.117.
Jumlah tersebut sangat detail karena metode pembayarannya menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
“Total transaksi sejak onboarding sampai kegiatan 5 hari ini Rp5.967.969.117,” ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara (Sulut), Joko Supratikto pada penutupan Urban Digifest 2025, Minggu (29/6/2025).
Sebelumnya, pada pembukaan Urban Digifest menargetkan transaksi Rp4,2 miliar. Hasil yang melampaui target tersebut membuat event ini sangat potensial.
Supratikto yang belum lama menakhodai BI Sulut menuturkan pembayaran lewat QRIS guna mendorong transaksi digitalisasi.
“Lewat QRIS kita cukup membawa handphone, dan bisa melakukan pembayaran macam-macam. Bisa membayar menggunakan QRIS yang ada di aplikasi perbankan, maupun yang ada di OVO, ShopeePay, dan lain-lain,” jelasnya.
Pria berkacamata ini mengharapkan Urban Digifest menjadi titik awal yang lebih kuat dalam penguatan sinergi lintas sektor, baik bagi pemerintah, swasta, komunitas, maupun lembaga keuangan.
“Karena di sini ada banyak komunitas yang ambil bagian. Ada dari komunitas barista, seniman mural, kemudian juga ada komunitas fashion, dan komunitas pecinta kuliner. Jadi bukan hanya lembaga pemerintah, tetapi semuanya juga ikut berpartisipasi,” terangnya.
Sementara itu, dari sisi UMKM, kata Supratikto, penyelenggaraan event ini menjadi ajang strategis untuk meningkatkan visibilitas, membangun jejaring, serta mendorong UMKM untuk terus naik kelas.
“Kita juga mengharapkan masyarakat semakin menghargai produk lokal, mencintai budaya sendiri, dan serta berpartisipasi aktif dalam ekosistem ekonomi digital,” ucapnya.
Urban Digifest 2025 yang mengangkat tema “Rupa Rasa Kawanua: Harmonisasi Rasa dan Budaya, Eksotisme Kawanua untuk Indonesia” menghadirkan lebih dari 100 pelaku UMKM unggulan dari sektor makanan dan minuman, kriya, fesyen serta kopi.
Adapun pada pelaksanaannya turut dirangkaikan dengan kegiatan edukatif dan interaktif, seperti fashion show, live cooking, business matching, workshop kerajinan, seminar ekonomi digital dan syariah, kompetisi, QRIS Games Programme serta hiburan musik.





















