Tomohon – Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Kota Tomohon menjamin Ujian Nasional (UN) 2014 jauh dari kecurangan, sebab telah ada mekanisme yang dapat mencegah kebocoran soal yang dilakukan mulai tingkat pusat.
Kadis Dikda Tomohon, Dr Dolvien Karwur mengatakan untuk kesiapan UN di daerah ini telah matang, mulai dari dilakukannya pra UN, hingga pencegahan dari kemungkinan kecurangan seperti bocornya soal, semua telah diantisipasi mulai tingkat pusat.
“Kami menjamin tidak akan ada kecurangan dalam UN 2014 ini, seperti kekhawatiran adanya soal yang bocor, sebab dalam satu kelas nantinya pelajar akan mendapatkan jenis soal yang berbeda,” katanya.
Ia menyebutkan misalnya dalam satu kelas ada 20 orang pelajar, maka dalam satu mata pelajaran juga akan ada 20 jenis atau paket soal yang akan disediakan dan berbeda bagai masing-masing siswa, sehingga tidak mungkin adanya kebocoran, dan itu merupakan salah satu bentuk antisipasi agar UN yang dilakukan benar-benar bersih dari praktik kecurangan tersebut.
Selain dari segi paket soal yang ada 20 jenis, Dikda setempat juga menjelaskan ada pengamanan soal dari pihak Kepolisian, yang akan mengawal paket soal sejak sampai ke daerah itu, hingga hari pelaksanaan UN 2014.
Selain itu, pihak universitas juga dilibatkan dalam pengawasan pelaksanaan UN di dalam kelas, serta pengawasan pihak Kepolisian di sekitar lokasi sekolah yang dijadikan tempat pelaksanaan UN 2014.
“Kami berharap pada UN tahun ini, pelajar di Tomohon dapat kembali menunjukan kemampuan terbaik mereka, sehingga apa yang kami harapkan dapat tercapai, dan mereka selanjutnya dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang mereka inginkan.” jelasnya.(Maria Wolajan)




















