Dinilai Lebih Efisien dan Praktis, Penyaluran BLT Lewat Pos Indonesia Dapat Apresiasi Warga

Manado – Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat, dengan PT Pos Indonesia kembali dipercaya sebagai mitra penyalur.

Mekanisme distribusi melalui jaringan Pos disebut memberikan sejumlah keuntungan, baik dari sisi efisiensi maupun kemudahan akses, terutama bagi warga di wilayah terpencil.

Di berbagai titik penyaluran, masyarakat menyampaikan bahwa layanan Pos Indonesia membuat proses pencairan bantuan lebih tertib, mudah diawasi dan menekan biaya transportasi.

Selain itu, aktivitas di kantor pos juga disebut mampu menggerakkan ekonomi lokal karena adanya perputaran belanja masyarakat di sekitar lokasi penyaluran.

Cindy Tangapo, ibu rumah tangga dari Pineleng II, Kabupaten Minahasa, mengaku merasakan langsung manfaat penyaluran melalui Pos Indonesia.

“Lewat Pos itu jauh lebih nyaman. Tempatnya jelas, antrian teratur dan pemerintah bisa mengawasi dengan mudah. Kantor Pos juga dekat, jadi tidak perlu keluar biaya besar. BLT ini rasanya seperti hadiah menjelang Natal,” ujarnya.

Maria, warga penerima lainnya, menyampaikan pengalaman serupa. Menurutnya, penyaluran bantuan biasanya mengharuskan warga pergi ke lokasi yang jauh dari permukiman.

Kali ini, Pos Indonesia membuka layanan lebih dekat sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan ongkos tambahan.

Sementara itu, Okto Maramis menilai BLT sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Lokasi pencairan sekarang dekat, jadi tidak repot. Bantuan ini sangat berarti, apalagi menjelang perayaan natal,” katanya.

Kemudahan akses juga dirasakan masyarakat yang tinggal di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar). Anton Tucunan, warga Lirung di Kabupaten Kepulauan Talaud, menyebut penyaluran lewat Pos sangat membantu masyarakat kepulauan.

“Untuk daerah seperti torang di 3T, penyaluran dari Pos ini sangat memudahkan. Petugas datang langsung, jadi tidak perlu biaya besar untuk menyeberang. Ini bukti perhatian pemerintah bagi warga terpencil,” ungkapnya.

Penyaluran BLT melalui Pos Indonesia disebut akan terus dilakukan secara bertahap agar seluruh penerima manfaat dapat memperoleh bantuan dengan aman, tertib dan tepat sasaran.

Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulut, Andra Mawuntu mengatakan BLT yang disalurkan untuk tiga bulan yakni Oktober, November, dan Desember 2025 senilai Rp300.000/bulan/keluarga dan disalurkan sekaligus.

“Alhasil, masing-masing keluarga penerima manfaat mendapatkan Rp900.000,” ujarnya.

Lanjut diungkapkan Mawuntu, saat ini Indonesia memiliki satu data yang disebut data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN), yang mana dikelola Badan Pusat Statistik (BPS).

Ia menyebut, keluaran dari BPS tersebut yang menjadi pedoman bagi pihaknya untuk menyalurkan bansos.

“Kami sudah menyalurkan BLT reguler per 3 bulan dan sejauh ini penyaluran lewat kantor pos berjalan baik,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan