Karundeng Tawarkan Makanan Alternatif di Minut

Minut – Naiknya harga beras belakangan ini, yang mencapai hingga Rp 14 ribu perkilo, cukup membuat masyarakat pusing dikarenakan, ketergantungan akan nasi cukup tinggi bagi warga Sulut, khususnya Minahasa Utara (Minut). Padahal, ada banyak pilihan pengganti nasi.

Kadis Pertanian, Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) Minut Ir Wangke Karundeng,  mengatakan, alternatif makanan pokok selain nasi adalah jagung, singkong, ubi jalar, kentang, talas, sagu, atau pisang. Ini dilihat dari kandungan karbohidratnya yang hampir setara nasi ujar Karundeng.

“Selain mengenyangkan, kandungan nutrisi dalam nasi memang banyak, seperti protein, vitamin, tiamin, niasin, mineral, dan kalsium. Namun, nasi juga tinggi glikemik yang menyebabkan kandungan gula darah di tubuh meningkat,” jelas Karundeng.

Ditambahkannya, nasi memiliki serat yang rendah sehingga mudah dan cepat diserap tubuh.

“Kalau melihat harga beras yang naik seperti sekarang, ada baiknya masyarakat mulai merubah pola konsumtif pada nasi. Sesekali, bisa mengganti nasi dengan jagung, umbi-umbian atau pisang. Ini juga demi kesehatan,” himbau Karundeng.(eca namangge)

Tinggalkan Balasan