by

Kasus Perceraian di Pengadilan Agama Amurang Naik Signifikan

Amurang – Kasus perceraian di Pengadilan Agama (PA) Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan terhitung mulai bulan Januari hingga Agustus 2022 tercatat sudah 152.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Amurang kelas 2, MUHAMMAD ADIL, SAg, MHI, saat di temui di ruang Kantornya hari ini (13/09/2022) membeber, tingkat perceraian tahun ini naik signifikan.

Di mana pada tahun lalu dari Januari sampai Desember 2021 tercatat ada 142 kasus. Sementara saat ini dari Januari sampai Agustus sudah 152 kasus. “Kemungkinan Itu masih akan bertambah sampai akhir tahun ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa dalam 142 kasus ini ada terbagi beberapa bagian. 78 perkara isbad nikah, 20 perkara dispensasi kawin, 42 perkara cerai gugat dan 9 perkara cerai talak.

Faktor-faktor perceraian di kabupaten Minahasa Selatan menurutnya karena faktor perselisihan terus menerus sehingga memutuskan untuk cerai lewat Pengadilan Agama Amurang.

Lebih lanjut dia menyatakan bahwa,
Juga ada beberapa perkara yang berhasil di mediasi.

Setiap perkara yang masuk pihaknya terus memediasi sebelum palu diketuk, jadi bukan tidak mungkin mereka akan rujuk kembali.

Dalam hal mediasi tersebut sudah diamanatkan dalam perundangan yang ada.

“Jadi dalam mediasi ini harus melibatkan kedua belah pihak agar saat mediasi kalau ada kata sepakat dari kedua belah pihak yang sama-sama berinisiatif untuk rujuk kembali. Dan saat ini ada 4 pasangan yang berhasil dimediasi di Pengadilan Agama Amurang ini,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

News Feed