Manado- Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia ( LAKRI ) Sulut merasa terganggu dan gusar akibat pemberitaan-pemberitaan miring soal ijazah KDP.
LAKRI merasa tercemar dengan adanya berita-berita ini karna KDP adalah Penasehat di Dewan Pimpinan Provinsi ( DPP ) LAKRI Sulut.
“Saya selaku Ketua Dewan Pimpinan Provinsi ( DPP ) LAKRI melihat ini sebagai bentuk pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter kepada KDP sebagai figur Muda enerjik serta cemerlang dan seharusnya menjadi kebanggaan Sulut kedepan,”jelas Moning Mamengko, Ketua DPP LAKRI Sulut kepada wartawan.
Menurutnya, setidak-tidaknya KDP sebagai seorang mantan aparat hukum bisa menganalisa dan tahu bahwa ini adalah perbuatan melanggar Hukum. LAKRI pun telah turut melakukan Investigasi melalui Tim Intelijen Investigasi DPP LAKRI Sulut ke Yayasan maupun di instansi-instansi terkait dan semua data yang kami peroleh menyatakan bahwa Ijasah yang dimiliki KDP benar dan Sah serta tidak direkayasa ataupun terkait dokumen palsu seperti yang dipersoalkan.
“Saat ini, jajaran LAKRI di Sulut ataupun di Tingkat Pusat ( Dewan Pimpinan Nasional ) mensinyalir bahwa KDP menjadi objek sekaligus korban dari dari pertarungan politik akhir-akhir ini. Tak tanggung-tanggung, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional LAKRI sampai datang ke Sulut untuk memantau secara langsung masalah ini karna menyangkut nama baik LAKRI pada umumnya”.
“Kami LAKRI sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan memberi apresiasi kepada penegak hukum. Tapi dilain pihak, LAKRI pun giat menelusuri keterlibatan pihak-pihak lain yang menjadi aktor intelektual dibalik persoalan ini. Kami yakin, masalah ini melibatkan salah seorang petinggi Pemprov serta elit Politik Sulut baik di Internal Partai ataupun diluar Partai dimana KDP bernaung”, ungkapnya.
Lanjutnya, mereka melakukan ini karena merasa tersaingi dengan kharisma KDP. “Sebagai Ketua DPP LAKRI Sulut, saya menghimbau agar persoalan ini harus cepat diselesaikan karena menyangkut nama baik LAKRI serta KDP bahkan kami tak segan-segan menggerakan massa untuk menggembalikan nama baik LAKRI serta nama baik Ketua Dewan Penasehat KDP,” jelas Moning Mamengko yang juga Ketua DPD Pejuang Siliwangi Indonesia ( PSI ) Sulawesi Utara ini.(jenglen monolong)





















