Manado – Seperti beberapa tahun sebelumnya, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara cq. Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) kembali mengadakan North Sulawesi Investment Challenge (NSIC) pada 2025.
Kompetisi yang diikuti belasan entitas ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan teknis ASN berbagai dinas yang relevan untuk mempercepat realisasi investasi di Sulut.
Sementara empat proyek strategis yang telah masuk final (1 berasal dari Provinsi dan 3 Kabupaten/Kota) telah membuktikan kemampuan menyajikan peluang investasi yang menjanjikan.
Yakni: Pelabuhan Perikanan Talaud oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulut;
Kawasan Industri Perikanan Santiago oleh Pemkab. Kepulauan Sangihe;
Infrastruktur Kesehatan (Hemodialisa) oleh Pemkot Kotamobagu;
Angkutan Umum Masal Buy-The-Service (BTS) oleh Pemkot Manado.
Dan pemenangnya telah diumumkan yaitu Kawasan Industri Perikanan Santiago oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Ke-2 diraih Pemkot Kotamobagu, dan posisi ke-3 diraih Dinas Kelautan Sulut dan Pemkot Manado.
Dalam kegiatan NSIF 2025 ini juga telah dilaksanakan penandatanganan Letter of Intent (LoI) investor global terhadap proyek investasi potensial Sulut.
Selain itu, dilaksanakan penandatanganan komitmen transaksi perdagangan UMKM dengan offtaker asing, dan penyerahan Kartu Kredit Indonesia dari Bank SulutGo kepada Wali Kota Kotamobagu.
“Hal ini sebagai bukti konkret sinergi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta stakeholders lainnya dalam mempromosikan investasi, perdagangan, dan digitalisasi sistem pembayaran,” ujar Kepala Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Sulut Joko Supratikto, Jumat (08/08/2025) di Four Point Hotel Manado.





















